Membatasi Akses Program pada Windows (Part 2)

Bagi Anda pengujung setia blog Dunia Komputer ini, Anda tentu masih ingta dengan artikel komputer terakhir dari blog ini yaitu mengenai Cara membatasi program di Windows. Pada artikel tersebut, saya menjelaskan cara memblokir (memblock) program di windows melalui Group Policy yaitu dengan cara memasukkan daftar program yang boleh diakses pada setting Run only specified Windows applications. Namun, masalah mungkin timbul jika program yang bisa diakses oleh user jumlahnya banyak. Sedangkan program yang diblokir jumlahnya sedikit atau mungkin hanya 1 sampai 3 program. Tentu memakan waktu yang banyak untuk memasukkan program-program yang bisa diakses oleh user. Lalu bagamana cara yang lebih mudah untuk membatasi program pada Windows? Mengingat program yang kita blokir hanya sedikit.

Saya mempunyai sebuah tips lagi untuk membatasi akses program di Windows. Caranya hampir sama dengan cara pertama yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya. Perbedaanya hanya pada program yang dimasukkan ke daftar. Pada cara memblokir program ini, program yang Anda masukkan adalah program yang tidak boleh diakses atau diblokir.

Langsung saja saya bahasa cara membatasi program di Windows bagian kedua ini. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik Start Run dan ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) lalu tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor.

  2. Pada jendela Group Policy Editor, bukalan User Configuration »» Administrative Templates »» System.

  3. Group Policy Editor
  4. Disisi jendela sebelah kanan cari item yang bernama Don't run specified Windows applications dan klik dua kali (double click) item tersebut.

  5. dont run specified windows applications
  6. Pada jendela setting yang muncul pilih opsi Enabled. Kemudian klik tombol Show yang ada di bawahnya.

  7. dont run specified windows applications properties
  8. Selanjutnya, di jendela yang muncul masukkan nama file executable dari program yang akan diblokir (block). Misalkan Anda ingin memblokir program agar karyawan atau anak-anak Anda tidak bis amengakses internet, maka Anda akan memblock browser dan downloader seperti utorrent.exe untuk Utorrent, IDMan.exe untuk Internet Download Manager, firefox.exe untuk Firefox, iexplore.exe untuk Internet Explorer dan lain sebagainya. Nama-nama file executable dari masing-masign program bisa Anda lihat di path mereka, biasanya di folder Program Files.

  9. daftar program yang akan di block
  10. Setelah semua program yang Anda ingin block selesai Anda masukkan, klik OK. Kemudian kli OK juga pada jendela sebelumnya.

Sekarang cobalah membuka program yang Anda masukkan dalam daftar program yang di block. Apakah program tersebut berjalan? Jika tidak berarti Anda berhasil. Nah sekarang semuanya telah selesai. Anda telah berhasil memblokir program di Windows. Sekian tips untuk membatasi program di Windows. Selamat mencoba!

30 orang berbicara:

perawatan ac on Mar 9, 2010, 7:16:00 AM said...

nah kayaknya cara yang ini ih yang lebih enakk sobb...tapi bukan brarti yg kmaren gak enak lhooo...hehhehe..

Unknown on Mar 9, 2010, 8:25:00 AM said...

Pada kondisi tertentu kadang kita harus membatasi akses suatu program. Trims info dan tutorialnya yang menarik, jelas, mudah dimengerti dan aplikatif.

SyahidaComputer on Mar 9, 2010, 8:35:00 AM said...

Thanks atas sharingnya, kawan ....

Dimas on Mar 9, 2010, 8:35:00 AM said...

wew, udah keburu pake cara yg pertama hehe...
disimpan deh infonya..

Rock on Mar 9, 2010, 9:10:00 AM said...

Coba dulu ahhh... makasih tutorialnya kawand.

blog buat bloggers on Mar 9, 2010, 12:56:00 PM said...

Informasi yang menarik sobat, good posting sob

Rhyzaboy on Mar 9, 2010, 1:49:00 PM said...

Thnks kwan atas infonya,,, ternyata komputer masih menyimpan banyak rhasia dari apa yang kpikirkan,,,

info teknologi komputer on Mar 9, 2010, 2:33:00 PM said...

mantap tutorial nya bro :D

Admin on Mar 9, 2010, 3:50:00 PM said...

To All: Makasi sobat! Semoga artikel ini bermanfaat!

webmaster resource indonesia on Mar 9, 2010, 4:30:00 PM said...

Nice artikel sobat izin coba sob

Blogger Admin on Mar 9, 2010, 10:29:00 PM said...

Berpengaruh pada sistem ndak bang?misalnya bisa menghancurkan beberapa file sistem yang penting atau merusak regystri tertentu?klo ndak...mau nyoba di warnet nih.....ada software khusus yang saya harap cuman saya yang bisa make di warnet itu....

Admin on Mar 9, 2010, 10:33:00 PM said...

@Webmaster: Makasi kang.
@Aditya: Saya rasa aman sobat! Sudah lumayan lama saya menerapakan trik ini, namun system saya baik2 saja sobat! Saya juga menggunakannya di warnet saya untuk membatasi beberapa program.

Zaiful Anwar on Mar 10, 2010, 1:18:00 AM said...

Mantap dah gan tutorialnya, semoga bermanfaat.

Rock on Mar 10, 2010, 1:40:00 AM said...

Selamat pagi kawand...

netmild on Mar 10, 2010, 4:50:00 AM said...

oh gitu ya soba sekarang ane tau ni...hehehe mantaf deh

Admin on Mar 10, 2010, 9:39:00 AM said...

@Zaiful: Makasi gan.
@Rock: Selamat pagi juga kawan.
@Netmild: Makasi sob!

moenas on Mar 10, 2010, 1:09:00 PM said...

brow sory neh baru mampir coz emang baru OL lagi...
triknya mantabbb brow ente banar2 mantab dah...

masalah billing :
emang kalau untuk server gak bakal bisa jadi kalau di server jangan memakai account limited,
ubuntunya di instal wine dulu brow tar klo udah ada winenya baru deh instal billingnya bisa kok, jadi fingsi wine itu untuk membaca file exe yang ada di windows jadi ubuntunya terasa kaya windows deh
he,,he,,

perawatan ac on Mar 10, 2010, 3:58:00 PM said...

mapir lagi sambil baca2 sobb.

Admin on Mar 10, 2010, 5:58:00 PM said...

@Moenas: Makasi bro. Bukan diserver bro. Di client. Klo pake user limited bill explorernya error. Saya pernah sie pake wine untuk bill explorer. Tapi kurang bagus tuh hasilnya. Tidak seperti di windows. Saya kira ada billing warnet khusus buat ubuntu. Emang sie, ada yang versi linuxnya. Tapi belum pernah nyoba nie.
@Perawatan AC: Sore sobat!

Oemar on Mar 10, 2010, 6:00:00 PM said...

Siip.. buat para admin warnet.. ehehe :D

Anonymous said...

memang mas, setelah kedua cara dicoba oleh say. dan ternyata cara inilah yang lebih mudah.
thanks ya mas. :D

Admin on Mar 10, 2010, 8:24:00 PM said...

@Oemar dan U-marr: Makasi sobat!

Tihang on Mar 10, 2010, 9:27:00 PM said...

Numpang baca2 sob, mudah2 dapat segera beli pc, jadi udah punya dasarnya.
Trims atas share ilmunya.

Dimas on Mar 11, 2010, 4:40:00 AM said...

kunjugan rutin aja buat sobat...

Anonymous said...

wah masalah nya ane pake windows xp performance yang udah di obok2 habis bahkan gpedit.msc ga ada isinya... nah trus gmane ane mw utak-atik tuh gpedit.msc ?

Admin on Mar 18, 2010, 7:19:00 PM said...

@Tihang: Semoga bermanfaat sob.
@Dimas: Makasi sob.
@Anonymous: Saya rasa klo gpedit.msc nya udah ga ada apa2nya, windows kemungkinan crash atau error mas. Ga bisa dibuka apa ga ada pa2nya?

Anonymous said...

maap bos nie xp bukan crash tapi emang dibuat khusus untuk Pentium2 jadi segala isi nya sudah dihilangkan sebelum di install ke P2, nah nie compu udah aye pake 5 tahun ga ada masalah... cuman karena liat nie post jadi penasaran pengen utak-atik gpedit.msc eh udah aye buka configuration »» Administrative Templates »» ..... nah di jendela kanan nye kosong hanya ada tulisan "there are no items to show in this view"... nah gmne dunk? apakah harus di create new template atawa gmn?

Admin on Mar 19, 2010, 7:24:00 AM said...

@Anonim: Emang dulu diapaain bos? Coba di install ulang deh. he..

Anonymous said...

waaah kayak nya ente cuman copy paste aja ya bro... ente bisa bikin blog "Membuat Custom CD/DVD Instalasi Windows XP" tapi kagak ngerti isinya windows.... eh langsung loncat "Membatasi Akses Program pada Windows" . anyway aye tunggu post yang lain ya brur ... thanx...

Admin on Mar 19, 2010, 4:57:00 PM said...

@Anonymous 3: Maaf bro. Klo Anda bilang saya tidak mengerti isinya windows, saya rasa Anda sedikit benar. Saya menang tidak mengerti secara keseluruhan isi windows. Namun, saya bisa mengatasi beberapa masalah diwindows ataupun melakukan sedikit tweak terhadap windows kemudian saya mempost artikel berdasarkan pengalaman saya tersebut.

Saya juga tidak meloncatkan artikel. Sehabis artikel tersebut saya bahas, saya masih membahas topik yang hampir sama yaitu tentang membuat Live CD XP karena memang artikel membuat custom DVD itu sudah selesai.

Masalah copas. Klo Anda bilang saya copy paste, mesti ada bukti dong bro! Artikel2 di blog ini saya tulis sendiri dan saya buat berdasarkan pengalaman sendiri dan beberapa berasal dari berbagai sumber. Selain itu, disetiap artikel saya buat screenshotnya sendiri. Buktinya ada watermark alamat blog saya. Jadi tolong, jangan sebut saya copy paste artikel orang lain. Klo memang ada artikel yang Anda anggap saya melakukan copy paste terhadapnya, silahkan Anda berikan alamat artikel tersebut.

Terima kasih atas komentarnya.
Salam!

Post a Comment

Silahkan berkomentar asal sesuai dengan topik dan jangan melakukan tindakan SPAM. Terima kasih!