Showing posts with label Windows 7. Show all posts
Showing posts with label Windows 7. Show all posts

Download Tema Windows 7 dari Bing

Beberapa waktu lalu saya sempat memposting artikel mengenai tema Windows 7 yaitu mengenai cara menampilkan tema Windows 7 yang tersembunyi. Memang di Windows 7 ada beberapa tema yang belum kelihatan yaitu tema dari beberapa regional seperti Canada, US, Australia dan yang lain. Kali ini saya akan menyuguhkan kepada Anda sebuah tema Windows 7 yang bernuansa Bing. Bing adalah Search Engine buatan microsoft.

Dalam tema Windows 7 ini ada disediakan banyak sekali wallpaper yang bisa Anda gunakan untuk menghiasi desktop Windows 7 Anda. Gambar-gambar wallpaper tersebut diambil dari berbagai belahan bumi dengan berbagai gambar pemandangan dan binatang. Ukuran file dari tema tersebut adalah sekitar 24.5 MB. Berikut screenshot dari tema Windows 7 dari Bing ini:


Gambar dari Softpedia.com

Bagi Anda yang ingin mendownload tema Windows 7 gratis dari Bing ini silahkan berkunjung ke Download Tema Windows 7 dari Bing melaui softpedia.com.

Menghapus atau Menambahkan OS dengan EasyBCD

Pada posting Kofigurasi Boot dengan EasyBCD saya berjanji akan memposting cara menggunakan EasyBCD. Namun, setelah posting tersebut saya malah memposting tentang cara mengkostumisasi taskbar preview Windows 7. Hal ini karena kebetulan saya lagi sibuk sehingga tidak sempat membuat tutorial EasyBCD dan kebetulan artikel tentang taskbar preview windows 7 telah saya buat sebelumnya jadi saya post saja terlebih dahulu. Saking sibuknya, juga tidak sempat mencari backlink untuk Negeriads.com solusi berpromosi. Saya belum sepat ngecek juga posisinya sekarang.

Tutorial EasyBCD sekarang ini lebih saya tekankan kepada cara menghapus sebuah operating system (OS) dari daftar boot dan juga cara menambahkan OS ke dalam daftar boot. Sebelumnya saya juga sudah pernah membahas tentang cara menghapus salah satu OS dari daftar boot. Namun, artikel tersebut hanya untuk komputer yang menggunakan OS Windows XP. Bagi Anda yang menggunakan OS Windows 7 atau Vista sebagai primary boot, mungkin sedikit kesulitan untuk menghapus atau mengambah OS ke daftar boot. Sebab, file boot.ini tidak ada lagi pada Windows 7 dan Vista.

Oleh karena itu, maka pada artikel komputer kali ini saya akan membahas masalah tersebut dengan menggunakan EasyBCD. Biar ga bertele-tele, berikut cara menghapus atau menambahkan OS ke daftar boot dengan EasyBCD:
  1. Buka EasyBCD. Jika Anda belum mempunyainya silahkan baca postingan terdahulu.

  2. Pada jendela EasyBCD klik tombol "Add/Remove Entries" yang berada pada sisi sebelah kanan jendela.


  3. Kemudian pada sisi kanan jendela, Anda akan melihat beberapa OS pada daftar boot.

Melalu jendela inilah Anda nantinya bisa menghapus atau menambah OS ke daftar boot Anda. Pada jendela ini Anda bisa melihat 2 buah bagian yaitu Manage Existing Entries dan Add Entry. Pada bagian pertama Anda bisa menghapus entry OS dan merubah urutan OS dari daftar boot. Pada bagian Add Entries, Anda bisa menambahkan OS ke dalam daftra boot. Berikut saya berikan tutorial dari masing-masing fungsi tersebut.

Menghapus OS dari daftar boot
Untuk menghapus OS dari daftar boot ikuti langkah-langkah berikut
  1. Masih pada jendela yang sama, pilih salah satu OS yang ingin Anda hapus pada daftar yang tersedia dengan mengkliknya.

  2. Setelah itu klik, klik tombol Delete yang berada dibagian atas.

  3. Menghapus OS dari dafta boot

Selesai. Kini coba restart komputer Anda. Apakah OS yang telah Anda hapus masih kelihatan pada daftar boot? Saya yakin OS tersebut tidak kelihatan lagi.

Menambahkan OS ke daftar boot
Selain menghapus OS dari daftar boot, seperti yang saya sebutkan tadi, EasyBCD juga bisa menambahkan OS ke daftar boot. Misalkan Anda mengistall Ubuntu sebelum menginstall Windows 7 atau XP. Maka boot loader Windows 7 tidak akan mengenali Ubuntu. Untuk itu Anda harus menambahkan Ubuntu ke daftar boot. Untuk menambah OS ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Kembali lagi ke jendela EasyBCD pada bagian Add/Remove Entries. Di bawah Manag Existing Entries tadi Anda bisa melihat Add Entris.

  2. Untuk menambahkan OS Linux dalam contoh ini saya memakai Ubuntu, klik tab Linux. Jika ingin menambahkan OS lain selain Linux, Anda bisa mengklik masing-masing tab sesuai dengan jenis OS yang ingin Anda tambahkan.

  3. Pada tab Linux ini, pilih Grub pada input Type. Kemudian berikan nama pada OS tersebut agar gampang dikenali melalui input Name. Misalnya Ubuntu 9.10.

  4. Lalu pada Drive, pilih partisi Anda yang sudah terinstall dengan Ubuntu. Dalam komputer saya, saya memilih Partition 2 (Linux Native 14GB).

  5. Menambahkan OS ke daftar boot
  6. Kemudian klik tombol Add Entry. Setelah itu Anda akan melihat Ubuntu telah berada pada daftar Manage Existing Entries.

Sekarang restart komputer. Pada saat boot cobalah memilih OS yang Anda tambahkan tadi. Apakah Anda bisa masuk ke OS tersebut? Jika ya berarti semuanya berjalan dengan baik. Jika tidak, coba periksa partisi yang Anda pilih tadi, mungkin terjadi salah pilih partisi.

Sekian cara menambahkan OS kedalam daftar boot sekaligus cara menghapus OS dari daftar boot. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Kostumisasi Taskbar Preview Windows 7

Masih ingat tentang artikel saya tetang taskbar preview Windows 7? Pada artikel komputer tersebut saya membahas beberapa cara untuk melakukan kostumisasi taskbar thumbnail preview windows 7 dengan menambahkan sebuah key ke dalam registry windows secara manual. Mungkin banyak dari Anda yang belum begitu paham atau masih takut untuk mengotak-atik registry windows. Oleh karena itu, mungkin Anda tidak menerapkan tips yang saya berikan.

Bagi Anda yang ingin melakukan sedikit perubahan pada taskbar preview Windows 7 anda namun tidak ingin melakukan editing terhadap registry secara manual, saya mempunyai sebuah solusi untuk mengatasi hal tersebut. Anda bisa menggunakan bantuan sebuah software untuk melakukan kostumisasi tampilan taskbar preview windows 7 Anda. Nama Software itu adalah Taskbar Thumbnail Tweaker.

Taskbar Thumbnail Tweaker
Apa saja fitur Taskbar Thumbnail Tweaker ini?
  1. Merubah ukuran taskbar preview windows 7
    Dengan menggunakan Taskbar Tweaker ini Anda lebih mudah untuk merubah ukuran taskbar preview windows 7 Anda. Dengan beberapa langkah Anda bisa memperbesar atau memperkecil taskbar preview windows 7. Untuk merubah ukuran taskbar thumbnail Anda tinggal menggeser ke kanan atau ke kiri slider Height and Width. Ke kiri untuk memperkecil ukuran taskbar preview dank ke kanan untuk memeperbesar taskbar preview.

  2. Merubah ukuran taskbar preview windows 7
  3. Merubah waktu delay taskbar preview Windows 7
    Selain untuk merubah ukuran taskbar preview Windows 7, software ini juga bisa Anda gunakan untuk merubah waktu delay taskbar preview Windows 7. Anda bisa memperlambat taskbar preview ataupun mempercepat taskbar preview Windows 7. Cara merubah waktu delay taskbar preview adalah dengan menggeser slider Delay Time ke kanan untuk memperlambat danke kiri untuk mempercepat.

  4. Merubah waktu delay taskbar preview Windows 7
  5. Menampilkan hanya teks pada taskbar preview Windows 7
    Dengan Taskbar Thumbnail Tweaker Anda juga bisa mengatur taskbar preview Windows 7 agar hanya menampilkan teks Windows Title bukan sebuah preview isi jendela. Caranya dalah dengan memberikan tanda cek (rumput) pada opsi Taskbar Thumbnail Preview - Text Only.

  6. Taskbar preview Windows 7 hanya menampilan teks
  7. Menonaktifkan taskbar preview Windows 7
    Jika Anda tidak suka dengan taskbar yang menampilkan preview dari isi jendela, Anda juga bisa menonaktifkan taskbar thumbnail preview Windows 7 melalui aplikasi ini. Untuk mematikan fitur taskbar preview windows 7, Anda cukup memberikan tanda cek pada opsi "Disable Taskbar Thumbnail Preview".

  8. menonaktifkan taskbar thumbnail preview Windows 7

Bagaimana? Cukup mudah bukan melakukan kostumisasi tampilan taskbar preview Windows 7? Jika Anda ingin mencoba "Taskbar Thumbnail Tweaker", silahkan download melalui link di bawah:
Download Taskbar Thumbnail Tweaker untuk Windows 7.

Konfigurasi Boot dengan EasyBCD

Beberapa waktu lalu saya telah memposting artikel mengenai manajemen OS (Operating System) yaitu mengenai Cara menghapus OS dari daftar Boot. Namun, pada tutorial tersebut saya hanya menyebutkan bagaimana menghapus salah satu OS dari dual boot Windows XP. Sedangkan untuk menghapus OS dari dual boot Windows XP dan Windows Vista atau Windows XP dan Windows 7 belum saya bahas. Kenapa?

Manajemen OS pada dual boot Vista dan XP atau dengan Windows 7 caranya agak sedikit berbeda. Terutama untuk menghapus OS dari daftar boot. Hal ini karena boot manager pada dual boot Vista dan XP akan diletakkan pada partisi Windows Vista yang akan otomatis menimpa boot manager Windows XP. Namun, pada Windows Vista maupun Windows 7 tidak terdapat lagi file Boot.ini. Untuk melakukan manajemen boot Anda bisa menggunakan fasilitas Startup dan Recovery bawaan Windows yang terdapat pada system properties. Namun, pada fasilitas tersebut, saya tidak menemukan tombol untuk melakukan edit terhadap konfigurasi boot (terutama Vista dan Windows 7). Anda hanya bisa melakukan perubahan terhadap default OS yang akan di load serta melakukan perubahan timeout saja. Untuk melakukan modifikasi terhadap konfigurasi boot pada Vista atau Windows 7, memang disediakan sebuah tool yaitu "Bcdedit". Sayangnya, melakukan modifikasi boot melalui Bcdedit menurut saya agak susah.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut atau agar lebih mudah melakukan modifkasi (perubahan) konfigurasi boot pada dual OS XP dan Vista atau XP dan Windows 7 atau Windows Vista dan Windows 7, ada sebuah software yang bagus untuk melakukannya. Nama software untuk melakukan perubahan terhadap konfigurasi boot ini ada EasyBCD. EasyBCD mempunyai fitur yang banyak untuk melakukan konfigurasi boot, mulai dari merubah default OS, Bootloader timeout, menghapus salah satu OS dari daftar boot, manjemen bootloader, melakukan diagnosis, dan masih banyak fitur-fitur lainnya. Cara menggunakannya pun saya rasa sangat mudah sekalipun Anda tdak ahli dibidang ini.

Konfigurasi Boot lebih mudah dengan EasyBCD
Selain itu, EasyBCD juga bisa mengenali partisi Linux. Anda bisa menambahkan OS Linux dalam daftar boot. Saya telah mencoba menambah kan Ubuntu dalam daftar boot tersebut. Biasanya jika kita menggunakan dual boot Windows dan Ubuntu, Windows tidak akan mengenali partisi Ubuntu. Untuk masuk ke desktop ubuntu, kita mesti mengubah urutan boot dari bios. Namun, dengan EasyBCD semuanya jadi mudah.

Cara menggunakan EasyBCD dan tutorial manajemen OS dan konfigurasi boot dengan EasyBCD akan saya bahas pada artikel komputer mendatang. Jadi mulailah berlangganan artikel blog ini untuk mendapatkan update artikel tersebut. Jika Anda ingin segera menggunakan EasyBCD, silahkan download EasyBCD di Neosmart.com

Menghapus Item pada Menu Konteks New

Ketika Anda mengklik kanan di area kosong pada Desktop atau Windows Explorer biasanya Anda akan menemukan menu konteks (Context Menu) New. Dengan menu konteks New ini Anda lebih mudah untuk membuat shortcut, folder dan dokumen baru pada Explorer atau Desktop. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah program yang Anda install pada komputer, jumlah subitem pada context menu New inipun bertambah banyak. Ketika jumlahnya sudah terlalu banyak, tampilan subitem dari menu konteks New pun akan tidak bagus. Dan mungkin banyak pula dari submenu tersebut tidak Anda butuhkan. Bagaimana cara menghapus beberapa item pada Menu Konteks (Context Menu) New tersebut? Agar subitem menu konteks New menampilkan item yang hanya kita perlukan.

konteks menu New dengan banyak item
Untuk mengapus atau menonaktikan item pada menu konteks New pada Windows, Anda bisa mengguankan sebuah software (freeware) yang bernama ShellMenuNew. Software ini dibuat oleh Nirsoft.com. Cara penggunaan ShellMenuNew tidaklah sulit. Anda tinggal mendownload programnya terlebih dahulu (link download di akhir artikel) dalam bentuk zip, kemudian mengekstraknya lalu menjalankannya. ShellMenuNew tidak membutuhkan proses instalasi.

Bagaimana cara menggunakan ShellMenuNew untuk menonaktifkan submenu menu konteks New? Berikut saya sajikan sedikit tutorialnya:
  1. Jalankan program ShellMenuNew.

  2. Pada jendela aplikasi ini, Anda akan melihat item-item yang terdaoat pada menu konteks New.

  3. Untuk menonaktifkan atau menghapus salah satu item dari daftar kontek menu New, klik kanan pada item tersebut dan pilih "Disable selected Menu Items". anda juga bisa menggunakan shortcut dengan menekan tombol F7 pada keyboard.

  4. Jika Anda ingin menonaktifkan beberapa menu sekaligus, Anda bisa memilih sebuah menu terlebih dahulu dan sambil menekan tombol Ctrl pilih item lainnya hingga semua item yang ingin Anda hilangkan dari daftar terpilih. Setelah itu, klik kanan dan pilih "Disable selected Menu Items".

  5. Menghapus Item pada Menu Konteks New
  6. Jika suatu saat Anda ingin mengembalikan item tersebut muncul kembali di daftar subitem menu konteks new, lakukan cara yang sama. Namun, yang Anda pilih adalah "Enable selected Menu Items".

  7. Mengaktifkan kembali Item pada Menu Konteks New

Sekarang coablah mengakses menu konteks New dengan mengklik diarea kosong desktop dan sorot pada menu New. Apakah jumlah subotemnya sudah berkurang?

konteks menu New dengan sedikit item
Bagaimana? Gampang sekali bukan menghapus atau menghilangkan item dari konteks menu New? Software ini bisa Anda gunakan untuk mengurangi jumlah subitem menu konteks New pada Window 2000, XP, Vista dan Windows 7. Tertarik untuk segera mencobanya? Langsung saja donwload softwarenya melalui link di bawah!

Download ShellMenuNew

Menonaktifkan Taskbar Preview Windows 7

Menonaktifkan Taskbar Preview Windows 7

Hari ini Dunia Komputer ingin berbicara masalah taskbar thumbnail preview Windows 7 lagi nie. Sebab masih ada tips untuk mengkostumisasi tampilan taskbar preview dari Windows 7. Saya rasa Anda yang sering berkunjung kemari untuk membaca artikel komputer di blog ini, mungkin sudah membaca artikel tentang taskbar preview Windows 7 sebelumnya, diantarnya: mempercepat tampilan taskbar preview windows 7, memperbesar taskbar thumbnail preview windows 7 dan cara agar taskbar preview Windows 7 hanya menampilkan teks. Kali ini satu lagi tips yang ingin saya bahas yaitu cara menonaktifkan atau men-disable taskbar thumbnail preview Windows 7.

Jika taskbar preview Windows 7 kita matikan, maka ketika Anda meletakkan mouse diatas icon jendela yang terbuka pada taskbar maka jendela preview atau thumbnail tidak akan muncul lagi. Mungkin ada beberap adari Anda yang kurang suka dengan munculnya taskbar preview ini dan ingin mematikan fungsi tasbar preview Windows 7 Anda.

Langkah-langkah mematikan taskbar thumbnail preview Windows 7 ini hampir sama dengan langkah-langkah pada artikel-artikel sebelumnya. Perbedaanya hanya di nilai (value) yang diberikan pada DWORD yang di buat di Registry Editor. Untuk menonaktifkan taskbar preview Windows 7, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Buka Registry Editor dengan klik Start »» Run. Ketik "regedit" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

  2. Pada jendela Registry Editor, buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Taskband.

  3. Pada RHS panel atau di sisi jendela sebelah kanan, buatlah sebuah DWORD value dengan mengklik kanan pada area kosong jendela kemudian pilih New »» DWORD (32 bit) value.

  4. Buat DWORD Value
  5. Berikan value baru tersebut dengan nama "MaxThumbSizePx" (tanpa tanda kutip).

  6. Double klik atau klik kanan value tersebut dan pilih Modify untuk merubah nilainya.

  7. Pada jendela Edit DWORD value, pilih opsi Decimal dan berikan nilai pada Value dengan angka 250.

  8. Edit DWORD Value
  9. Tutup Registry Editor.

Sekarang agar perubahan yang Anda lakukan tadi berpengaruh kepada system, maka lakukan proses restart pada komputer. Jika malas melakukan restart, Anda bisa log off dari Windows dan login kembali. Setelah komputer restart atau Anda login kembali ke Windows, coba buka sebuah jendela aplikasi, misalkan My Computer. Sekarang letakkan cursor mouse diatas icon aplikasi yang ada di taskbar taua istilahnya melakukan mouse hover. Taskbar Anda tidak akan menampilkan preview dari isi jendela yang terbuka lagi.

Sekian cara menonaktifkan atau mematikan taskbar preview Windows 7. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Taskbar Preview Windows 7 Hanya Menampilkan Teks

Seperti yang kita ketahui, banyak perubahan atau kustomisasi taskbar thumbnail preview Windows 7. Seperti yang sudah pernah saya posting di blog artikel komputer ini yaitu mempercepat tampilan taskbar preview windows 7 atau memperbesar taskbar thumbnail preview windows 7. Selain itu, ternyata masih ada satu perubahan yang kita lakukan pada tampilan taskbar preview Windows 7 yaitu Anda bisa mengatur agar taskbar preview Windows 7 hanya menampilkan teks dari judul jendela yang terbuka. Artinya taskbar preview tersebut tidak menampilkan preview isi sebuah jendela yang terbuka.

Mungkin cara ini berguna bagi Anda yang ingin tampilan taskbar Windows 7 Anda seperti taskbar Windows XP yang tidak menampilkan preview. Atau mungkin untuk alasan yang lain. Bagaimana cara mengatur agar taskbar preview Windows 7 Anda hanya menampilkan teks? Berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka Registry Editor dengan klik Start »» Run. Ketik "regedit" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

  2. Pada jendela Registry Editor, buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Taskband.

  3. Pada RHS panel atau di sisi jendela sebelah kanan, buatlah sebuah DWORD value dengan mengklik kanan pada area kosong jendela kemudian pilih New »» DWORD (32 bit) value.

  4. Buat DWORD Value
  5. Berikan value baru tersebut dengan nama "MaxThumbSizePx" (tanpa tanda kutip).

  6. Double klik atau klik kanan value tersebut dan pilih Modify untuk merubah nilainya.

  7. Pada jendela Edit DWORD value, pilih opsi Decimal dan berikan nilai pada Value dengan angka 1.

  8. edit DWORD value
  9. Tutup Registry Editor. Kemudian Restart komputer Anda agar perubahan berpengaruh ke sistem. Jika malas melakukan restart, Anda bisa log off dari Windows dan login kembali.

Setelah komputer restart atau Anda login kembali ke Windows, cobalah untuk membuka sebuah jendela aplikasi, mislakan My Computer. Sekarang letakkan cursor mouse diatas icon aplikasi yang ada di taskbar taua istilahnya melakukan mouse hover. Taskbar Anda tidak akan menampilkan preview dari isi jendela yang terbuka lagi. Apabila Anda ingin mengembalikan taskbar thumbnail preview Windows 7 seperti semula, Anda cukup menghapus value "MaxThumbSizePx" yang Anda buat di Registry tadi.

Melalui kesempatan ini juga saya mau mengucapkan terima kasih buat award yang diberikan kepada Dunia Komputer yaitu dari:
Alkatro dengan nama "With Love Best Wishes".


dan dari Bunglon Blog yang sedang merayakan Ulang Tahunnya dan memberikan bingkisan. Selamat ulang tahun ya sobat. Moga panjang umur dan makin sukses! Gambarnya bisa dilihat di bawah:


Terima kasih sobat telah memberikan saya sebuah award dan bikisan yang sangat menarik. Semoga persahabatan kita makin erat. Amin!

Sebagai penutup. Sekian tips agar taskbar preview Windows 7 hanya menampilkan teks dari judul jendela yang terbuka. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Memperbesar Taskbar Thumbnail di Windows 7

Memperbesar Taskbar Preview di Windows 7

Salah satu fitur Windows 7 yang kita kenal adalah fitur Taskbar Thumbnail/Taskbar Preview. Dengan taskbar thumbnail Anda bisa melihat (mem-preview) isi dari sebuah jendela yang terbuka dengan melakukan mouse hover pada icon jendela yang ada pada Taskbar. Namun, mungkin sebagian dari Anda menganggap tasbar preview ini terlalu kecil hingga kurang begitu jelas menampilkan isi jendela yang terbuka. Oleh karena itu, ingin rasanya memperbesar tampilan dari taskbar thumbnail/taskbar preview Windows 7 Anda. Bagaimana caranya?

Ada sebuah cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbesar taskbar preview Windows 7. Cara ini bisa dilakukan dengan melakukan menambahkan sebuah value pada Registry Windows. Namun jangan takut, penambahan value pada registry ini tidak berbahaya pada system Anda, asal dilakukan dengan benar. Berikut langkah-langkah memperbesar taskbar preview/taskbar thumbnail Windows 7:
  1. Buka Registry Editor dengan klik Start »» Run. Ketik "regedit" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

  2. Pada jendela Registry Editor, buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Taskband.

  3. Pada RHS panel atau di sisi jendela sebelah kanan, buatlah sebuah DWORD value dengan mengklik kanan pada area kosong jendela kemudian pilih New »» DWORD (32 bit) value.

  4. Buat DWORD Value
  5. Berikan value baru tersebut dengan nama "MinThumbSizePx" (tanpa tanda kutip).

  6. Double klik atau klik kanan value tersebut dan pilih Modify untuk merubah nilainya.

  7. Pada jendela Edit DWORD value, pilih opsi Decimal dan berikan nilai pada Value Data sesuai dengan yang Anda inginkan. Mislanya 400.

  8. Masukkan DWORD Value
  9. Tutup Registry Editor. Kemudian Restart komputer Anda.

Kini Anda hanya menunggu proses restart selesai. Ketika Anda Login kembali ke Windows Anda, bukalah sebuah jendela. Setelah itu taruhlah cursor mouse pada icon jendela yang ada pada taskbar untuk memunculkan taskbar thumbnail. Apakan ukuran taskbar thumbnail lebih besar dari sebelumnya? Jika ya, berarti Anda telah berhasil merubah ukuran taskbar thumbnail menjadi lebih besar.

Taskbar Preview Windows 7 lebih besar
Jika tidak, cobalah mengulangi langkah-langkah tadi. Rubahlah nilai pada value data dengan nilai yang lebih besar. Apabila Anda ingin mengembalikan taskbar thumbnail preview seperti semula, Anda cukup menghapus value "MinThumbSizePx" yang Anda buat di Registry tadi.

Sekian cara memperbesar taskbar thumbnail preview Windows 7. Cara ini juga bisa Anda gunakan untuk memperkecil taskbar preview windows 7 Anda yaitu dengan merubah nilai pada Value Data dengan nilai yang lebih kecil. Selamat mencoba!

Membatasi Akses Program pada Windows (Part 2)

Bagi Anda pengujung setia blog Dunia Komputer ini, Anda tentu masih ingta dengan artikel komputer terakhir dari blog ini yaitu mengenai Cara membatasi program di Windows. Pada artikel tersebut, saya menjelaskan cara memblokir (memblock) program di windows melalui Group Policy yaitu dengan cara memasukkan daftar program yang boleh diakses pada setting Run only specified Windows applications. Namun, masalah mungkin timbul jika program yang bisa diakses oleh user jumlahnya banyak. Sedangkan program yang diblokir jumlahnya sedikit atau mungkin hanya 1 sampai 3 program. Tentu memakan waktu yang banyak untuk memasukkan program-program yang bisa diakses oleh user. Lalu bagamana cara yang lebih mudah untuk membatasi program pada Windows? Mengingat program yang kita blokir hanya sedikit.

Saya mempunyai sebuah tips lagi untuk membatasi akses program di Windows. Caranya hampir sama dengan cara pertama yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya. Perbedaanya hanya pada program yang dimasukkan ke daftar. Pada cara memblokir program ini, program yang Anda masukkan adalah program yang tidak boleh diakses atau diblokir.

Langsung saja saya bahasa cara membatasi program di Windows bagian kedua ini. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik Start Run dan ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) lalu tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor.

  2. Pada jendela Group Policy Editor, bukalan User Configuration »» Administrative Templates »» System.

  3. Group Policy Editor
  4. Disisi jendela sebelah kanan cari item yang bernama Don't run specified Windows applications dan klik dua kali (double click) item tersebut.

  5. dont run specified windows applications
  6. Pada jendela setting yang muncul pilih opsi Enabled. Kemudian klik tombol Show yang ada di bawahnya.

  7. dont run specified windows applications properties
  8. Selanjutnya, di jendela yang muncul masukkan nama file executable dari program yang akan diblokir (block). Misalkan Anda ingin memblokir program agar karyawan atau anak-anak Anda tidak bis amengakses internet, maka Anda akan memblock browser dan downloader seperti utorrent.exe untuk Utorrent, IDMan.exe untuk Internet Download Manager, firefox.exe untuk Firefox, iexplore.exe untuk Internet Explorer dan lain sebagainya. Nama-nama file executable dari masing-masign program bisa Anda lihat di path mereka, biasanya di folder Program Files.

  9. daftar program yang akan di block
  10. Setelah semua program yang Anda ingin block selesai Anda masukkan, klik OK. Kemudian kli OK juga pada jendela sebelumnya.

Sekarang cobalah membuka program yang Anda masukkan dalam daftar program yang di block. Apakah program tersebut berjalan? Jika tidak berarti Anda berhasil. Nah sekarang semuanya telah selesai. Anda telah berhasil memblokir program di Windows. Sekian tips untuk membatasi program di Windows. Selamat mencoba!

Membatasi Akses Program di Windows

Terkadang banyak dari Anda yang menggunakan satu komputer secara bersama-sama. Misalkan komputer keluarga, sekolah ataupun kantor. Dengan berbagi komputer Anda dapat bersama-sama menggunakan file ataupun program. Namun, pernahkan Anda berniat untuk membatasi akses program pada komputer Anda? Misalkan, Anda ingin agar program seperti games tidak bisa diakses oleh karyawan di kantor atau anak-anak dirumah pada masa ujian sekolah atau ulangan umum. Bagaimana cara membatasi atau memblokir akses terhadap program di windows?

Mungkin banyak dari Anda yang menghapus (uninstall) program tersebut sebagai solusi. Namun, saya rasa tidak efektif. Mereka bisa saja menginstall kembali atau menggunakan versi portable tanpa sepengetahuan Anda. Lalu bagaimana solusinya? Salah satu cara yang saya sering gunakan adalah memblokir (mem-block) atau melarang akses terhadap suatu atau beberapa program. Tips ini bekerja di Windows XP, Windows Vista maupun Windows 7. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik Start Run dan ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) lalu tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor.

  2. Pada jendela Group Policy Editor, bukalan User Configuration »» Administrative Templates »» System.

  3. Group Policy Editor
  4. Disisi jendela sebelah kanan cari item yang bernama Run only allowed Windows applications dan klik dua kali (double click) item tersebut.

  5. Run only allowed Windows applications
  6. Pada jendela setting yang muncul pilih opsi Enabled. Kemudian klik tombol Show yang ada di bawahnya.

  7. Jedela setting akses program
  8. Selanjutnya, di jendela yang muncul masukkan nama file executable dari aplikasi yang tidak akan diblokir (di-block). Contohnya: photoshop.exe untuk Photoshop, word.exe untuk Microsoft Word, excel.exe untuk Microsoft Excel, notepad.exe untuk Notepad dan lain sebagainya. Nama-nama file executable dari masing-masign program bisa Anda lihat di path mereka, biasanya di folder Program Files.

  9. Daftar program yang boleh diakses oleh user
  10. Setelah semua program yang Anda tidak ingin block selesai Anda masukkan, klik OK. Kemudian kli OK juga pada jendela sebelumnya.

Sekarang cobalah membuka program yang tidak Anda masukkan dalam daftar tadi. Apakah program tersebut berjalan? Jika tidak berarti Anda berhasil. Nah sekarang semuanya telah selesai. Anda telah berhasil mematasi akses program pada Windows. Perlu saya ingatkan sekali lagi, kalau program yang Anda masukkan pada daftar tadi adalah program yang tidak ingin Anda block. Dengan kata lain, program yang Anda masukkan pada langkah tadi adalah program yang bisa diakses user.

Sekian trik untuk membatasi akses program pada Windows. Semoga dengan tips ini Anda bisa memblokir (memblock) program yang tidak ijinkan dijalankan oleh user lain. Pada artikel berikutnya, dunia komputer akan meberikan cara ke-2 dari tips memblokir program di Windows. Jadi sering-seringlah mampir ke blog Komputer ini. Atau Anda boleh berlangganan artikel komputer gratis blog Dunia Komputer. Caranya? Silahkan baca artikel Cara belangganan artikel blog melalui email.

Agar Program Selalu Run as Administrator di Windows 7

Di Windows 7 ada beberapa program yang mesti dijalankan dengan status user sebagai administrator atau istilahnya Run as administrator. Oleh karena itu, agar program tersebut Run as administrator maka Anda mesti mengklik kanan pada executable file program dan memilih Run as administrator. Namun, bagaimana jika program tersebut sering sekali Anda jalankan? Anda mesti melakukan langkah-langkah tadi secara berulang-ulang agar program tersebut bisa berjalan dengan status user sebagai Administrator. Bagaimana cara agar setiap kali program tersebut berjalankan selalu Run as administrator?

Sebenarnya agar sebuah program bisa berjalan dengan status administrator (run as administrator) caranya cukup mudah. Dengan beberapa langkah run as administrator akan selalu diaplikasikan program tersebut. Tertarik untuk mencobanya? Ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik kanan pada executable file dari program yang ingin selalu Andajalankan sebagai Administrator kemudian pilih properties.

  2. Pada jendela properties program klik tab Advanced.

  3. Pada tab Compability berikan tanda centang atau cek pada opsi Run as administrator.


  4. Apabila Anda ingin menerapkan pengaturan run as administrator ini pada semua user yang memakai komputer tersebut, klik pada tombol Change setting for all users.


  5. Klik tombol OK pada kedua jendela tadi untuk menyimpan pengaturan.

Semuanya telah selesai. Sekarang apabila Anda menjalankan program tersebut, maka program tersebut akan selalu berjalan dengan status Administrator.

Sekian tips agar sebuah program selalu berjalan sebagai administrator (run as administrator) di windows 7. Semoga bermanfaat!

Unistall atau Reinstall Windows Media Player pada Windows 7

Artikel tentang menghapus program bawaan windows XP sudah pernah saya bahas pada blog Dunia Komputer ini. Namun, pada artikel tersebut saya belum memberikan secara detail cara mengahapus atau mengeninstall ulang sebuah program bawaah windows. Selain itu, caranya juga sedikit berbeda di Windows 7. Oleh karena itu, pada artikel komputer kali ini saya akan membahas cara uninstall (menghapus) ataupun reinstall (menginstall ulang) program bawaan windows 7. Khususnya salah satu program bawaan windows yang mungkin sangat familiar bagi Anda yatu Windows Media Player.

Tips ini mungkin Anda butuhkan jika sebuah program bawaan windows seperti Windows Media Player mengalami kerusakan atau tidak berfungsi seperti biasanya. Dengan cara menginstall ulang program tersebut, masalah yang timbul pada program tersebut bisa teratasi. Berikut langkah-langkah menghapus ataupun menginstall ulang windows Media Player pada Windows 7:
  1. Klik Start »» Run. Ketik "appwiz.cpl" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter untuk membuka jendela Programs and Features.

  2. Pada jendela Programs and Features, klik tulisan "Turn Windows Features on or off" yang berada di sebelah kiri jendela.

  3. Turn Widows features on or off
  4. Setelah itu akan muncul jendela Windows Feature. Expand node "Media Features". Kemudian hilangkan tanda cek atau rumput pada opsi Windows Media Player dan klik OK.

  5. Jendela Windows Features
  6. Sebuah dialog akan muncul yang menyatakan bahwa dengan menonaktifkan windows media player berarti Anda juga akan menonaktifkan Windows Media Center. Klik OK pada dialog tersebut.

  7. Selanjutnya muncul lagi sebuah jendela yang menanyakan apakah Anda ingin melakukan restart terhadapt komputer. Klik tombol restart untuk menyelesaikan proses uninstall windows media player.

Proses restart sekaligus proses penghapusan windows Media Player ini membutuhkan waktu yang lebih lama dari waktu yang biasanya dibutuhkan oleh komputer Anda saat restart. Ketika proses restart telah selesai, Windows Media Player akan hilang dari komputer Anda. Selesai sudah langkah-langkah menguninstall (menghapus) Windows Media Player dari komputer Anda.

Sekarang, bagaimana jika Anda ingin menginstall kembali Windows Media Player tersebut? Caranya hampir sama dengan langkah-langkah diatas tadi. Namun, pada langkah nomor 3 Anda harus memberikan tanda cek (rumput) kembali pada opsi Windows Media Player dan Windows Media Center. Setelah itu, restart komputer Anda. Setalah komputer restart, Windows Media Player telah kembali lagi.

Bagaimana? Cukup mudah bukan cara menghapus (uninstall) ataupun menginstall ulang (reinstall) Windows Media Player pada Windows 7? Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Membuka Task Manager yang Dikunci Virus

Selain mengunci registry editor dan mendisable folder options, virus juga mengunci sebuah tool windows yang lain, yaitu Task Manager. Hal ini disebabkan oleh karena fungsi task manager yaitu untuk mengelola program dan process yang berjalan di komputer. Jika task manager masih bisa digunakan, kemungkinan besar user akan bisa membunuh proses dari virus tersebut. Memang ada cara lain yang bisa Anda gunakan untuk membunuh process yang berjalan di komputer, seperti membunuh process melalui command prompt. Namun, banyak dari Anda yang tidak begitu familiar dalam menggunakannya. Jadi, untuk membunuh process virus yang berjalan di komputer, Anda lebih suka menggunakan task manager. Oleh karena itu pada ratikel kali ini Dunai Komputer akan membahas cara membuka task manager yang dikunci oleh virus.

Nah, agar kita bisa membunuh process virus yang berjalan di komputer maka kita harus mengaktifkan task manager yang di-disable oleh virus. Caranya pun tidak susah, mirip dengan cara membuka folder options yang di kunci virus.

Untuk membuka task manager yang dikunci oleh virus, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik Start »» Run. Ketik "regedit" (tanpa tanda kutip) pada jendela Run dan tekan Enter untuk membuka Registry editor. Jika Registry Editor tidak bisa dibuka, baca cara membuka registry editor yang dikunci oleh virus terlebih dahulu.

  2. Pada jendela Registry Editor, bukalah path "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System"

  3. Key Policeis System
  4. Pada sisi sebelah kanan jendela, carilah value yang bernama "DisableTaskMgr" (tanpa tanda kutip). Hapus key tersebut.

  5. Value Disable Task Manager
  6. Anda juga bisa merubah valuenya dengan melakukan double klik. Pada jendela edit value, rubah value dari 1 menjadi 0.

  7. Edit Value Disbale Task Manager
  8. Tutup jendela Registry Editor.

Semuanya telah selesai. Sekarang coba mengakses task manager dengan menekan tombol kombinasi keyboard Ctrl + Alt + Delete. Jika task manager tidak terbuka juga, coba ulangi langkah-langkah tadi. Pastikan Anda sudah menghapus value "DisbaleTaskMgr" atau merubah nilainya menjadi 0.

Sekian tutorial cara membuka task manager yang dikunci oleh virus. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Mengembalikan Folder Options

Pada artikel sebelumnya yaitu cara membukan registry editor yang dikunci oleh virus, saya berjanji akan membahas mengenai cara mengembalikan Folder Options yang disembunyikan oleh virus. Saya rasa Anda pernah mengalami kalau folder options hilang dari menu tool windows explorer setelah komputer terkena virus. Walaupun virus telah dibasmi dengan menggunkan Antivirus, Folder Options tidak muncul juga. Baik di control panel dan di menu Tools Windows Explorer. Oleh karena itu, pada artikel Dunia Komputer kali ini, saya membahas cara mengembalikan atau memuncukan kembali Folder Options yang disembunyikan oleh virus.

Untuk menyembunyikan atau memunculkan Folder Options, sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda hanya cukup melakukan sedikit perubahan pada Registry Windows. Jika Anda ingin menghilangkan folder options, anda hanya menambahkan 1 buah value pada Registry. Hal inilah yang dilakukan oleh virus untuk menyembunyikan folder options. Oleh karena itu, untuk mengembalikan Folder Options, kita mesti menghapus value yang dibuat oleh virus tersebut. Value apa yang dibuat oleh tersebut? Bagaimana cara mengembalikan folder options? Berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka Registry Editor. Dengan mengklik Start »» Run. Ketik "regedit" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

  2. Pada jendela Registry Editor, bukalah key "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Policies\Explorer\".

  3. Key Explorer
  4. Pada sisi jendela sebelah kanan, cari value yang bernama "NoFolderOptions". Value inilah yang menyebabkan Folder Options tidak muncul di windows Explorer dan di Control Panel.

  5. Value NoFolderOptions
  6. Jika ketemu, rubahlah nilai value tersebut menjadi 0. Anda juga bisa menghapus value tersebut.

  7. Edit Value NoFoloder Options
  8. Dan tutup jendela registry Editor.

Sampai disini cara mengembalikan Folder Options telah selesai. Namun, mungkin sja folder options Anda belum muncul. Oleh karena itu, silahkan restart komputer terlebih dahulu. Setelah komputer restart dan Anda telah kembali ke desktop Anda, cobalah mengklik menu Tools pada Widows Explorer. Jika Anda melakukan langkah-langkah mengmbalikan folder options tadi dengan benar, saya yakin folder options sudah muncul kembali.

Demikian tips singkat tentang cara mengembalikan Folder Options yang dikunci oleh virus ataupun oleh Administrator Anda. Pada artikel selanjutnya saya akan membahas cara mengembalikan Task Manager yang dikunci oleh virus. Semoga membantu dan Selamat mencoba!

Membuka Registry Editor yang Dikunci Oleh Virus

Artikel kali ini masih berbicara mengenai cara mengatasi kerusakan sistem yang di akibatkan oleh virus. Setalah sebelumnya Dunia Komputer membahas mengenai cara menampilkan file atau folder yang disembunyikan virus, kali ini saya akan mengajak Anda untuk membahas bagaimana cara membuka Registry yang dikunci oleh virus agar Registry Editor bisa kita buka lagi. Tentu saja tanpa mesti mengistal sebuah software. Kenapa harus Registry Editor yang harus dibuka pertama kuncinya? Seperti yang kita ketahui, kebanyakan virus akan mengunci tool-tool penting system windows, seperti Task Manager, Folder options, Control Panel, CMD dan tool-tool lainnya. Hal ini bertujuan untuk melindungi dirinya (virus tersebut). Sedangkan untuk bisa mengaktifkan kembali Task Manager, Folder options, Control Panel atau CMD, kita harus merubah setting di registry editor. Jika Registry Editor saja sudah terkunci, bagaimana kita bisa mengatasi masalah tersebut?

Melihat permasalah diatas, maka yang pertama kali kita lakukan adalah mengaktifkan kembali Registry editor yang dikunci oleh virus. Bagaiman caranya? Saya mempunyai sebuah tips dan trik yang bisa dibilang cukup ampuh untuk membuka registry editor yang dikunci oleh virus. Caranya yaitu dengan menggunakan VB Script atau yang disingkat VBS.

Kenapa menggunakan VB Script? Saya bisa saja menggunakan Registration Entries (reg) atau Command Prompt untuk membuka registry Editor. Mungkin begitu pendapat Anda. Namun, menurut saya cara membuka registry editor tersebut tidak mempan. Saya sudah pernah mencoba menggunakan CMD dan Registration entries (file .reg) untuk membuka registry editor yang dikunci virus. Tapi hasilnya tidak mampu untuk membuka registry editor yang dikunci virus. Jika Anda menggunakan file REG maka akan keluar sebuah dialog yang berbunyi "Registry editing has disabled by your administartor".

Error yang muncul ketika menggunakan registration entries
Jika Anda menggunakan CMD, hasilnya juga akan sama. Pada CMD akan keluar tulisan yang sama pula yaitu "Registry editing has disabled by your administartor".

Error yang muncul ketika menggunakan CMD
Namun, jika kita menggunakan VB Script, tidak akan keluar dialog atau tulisan seperti itu. Registry Editor yang dikunci oleh virus akan bisa kita buka.

Lalu bagaimana cara membuat VB Script untuk membuka Registry Editor? Apa mesti menggunakan sebuah software untuk membuatnya? Cukup mudah. Kita hanya menggunakan Notepad untuk membuatnya. Berikut cara membuat VB Script untuk membuka Registry Editor:
  1. Buka Notepad. Anda bisa membuka kotak Run dan mengetik "notepad" (tanpa tanda kutip) lalu tekan Enter.

  2. Pada jendela Notepad, ketik perintah berikut:

    dim b
    set b = createObject ("WScript.Shell")
    PolSys = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\"
    rdw = "REG_DWORD"
    b.Regwrite PolSys & "DisableRegistryTools", "0", rdw

    kemudian klik menu File »» Save As.

  3. Di jendela Save As, pilih All Files pada pilihan Save As Type dan berikan ekstensi ".vbs" untuk name filenya. Misalkan nama filenya "EnableRegedit.vbs".

  4. Simapn sebagai VB Script
  5. Klik tombol OK dan tutup jendela Notepad.

Kini Anda sudah mempunyai sebuah file VB Script yang akan Anda gunakan untuk membuka registry Editor yang dikunci oleh virus. Anda tinggal mengeksekusi (melakukan double klik) terhadapat file VB Script tadi untuk membuka registry editor komputer yang dikunci oleh virus. Setalah itu, cobalah membuka Registry Editor Anda dengan mengetik "regedit" pada kotak Run. Apah berhasil? Jika tidak, coba periksa kembali perintah yang Anda ketik pada file VB Script Anda tadi. Untuk mengedit file VB Script, klik kanan file tersebut dan pilih menu Edit. Maka file tesebut akan terbuka di Notepad.

Sampai disini dulu artikel cara membuka Registry Editor yang dikunci oleh virus. Semoga berguna dan selamat mencoba. Pada artikel berikutnya, saya memberikan cara untuk mengembalikan folder options yang dikunci oleh virus. Agar Anda tidak ketinggalan artikel tersebut, silahkan berlanggan artikel Dunia Komputer secara gratis. Caranya bisa Anda baca di artikel Cara berlangganan artikel blog melalui email.

Mengembalikan File atau Folder yang Disembunyikan Virus

Saya yakin banyak dari Anda yang komputernya pernah terserang virus. Sebagian besar dari Anda bisa membasmi virus tersebut dengan Antivirus, seperti Avira Personal, Kaspersky, Smandav atau PCMAV. Masalahnya sekarang adalah ada beberapa virus yang menyembunyikan file atau folder. Banyak sekali data-data Anda yang tersimpan dalam file atau folder tidak bisa Anda lihat. Walupun virus tersebut tersebut telah Anda basmi dengan Antivirus, namun file atau folder Anda masih saja tidak muncul di Windows Explorer. Kenapa? Hal ini disebabkan karena beberapa virus tersebut memeberikan attribute hidden dan system kepada file atau folder tersebut.

Lalu bagaimana cara mengembalikan/menampilkan kembali file dan folder yang disemunyikan virus? Caranya adalah dengan mengatur agar komputer menampilkan file atau folder yang beratribut hidden dan system yaitu melalui folder options. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
  1. Buka Windows Explorer.

  2. Klik menu Tools »» Folder Options.

  3. Pada jendela folder options, hilangkan tanda pada pilihan "Show hidden files and folder". Pilihan ini berfungsi untuk menampilkan file atau folder yang beratribut hidden.

  4. Kemudian untuk menampilkan file yang beratribut system, hilangkan tanda cek (rumput) pada pilihan "Hide protected operating system files (Recommende)".

  5. Folder Options
  6. Selanjutnya klik OK untuk menyimpan setting dan menutup folder options.

Sekarang coba periksa file atau folder Anda yang disembunyikan virus tadi. Apakah sudah muncul di windows explorer? Jika sudah, coba perhatikan file atau folder tersebut. File atau folder tersebut akan terlihat samar-samar bukan?

Sekarang bagaimana cara mengembalikan atrribute file dan folder tersebut agar normal kembali? Agar apabila nanti di bawa ke komputer lain yang tidak Anda set seperti tadi, file dan folder tersebut kelihatan. Untuk melakukan ini Anda membuthkan bantuan sebuah software. Software yang Anda butuhkan adalah software yang berfungsi untuk merubah atribut file atau folder. Salah satu software yang saya rasa cukup bagus adalah Attribute Changer.

Dengan menggunakan Attribute Changer Anda bisa merubah attribute file atau folder dengan mudah. Anda cukup mengklik kanan sebuah file atau folder, kemudian pilih Change attribute.

Konteks Menu
Pada jendela Attribute Changer pilihlah attribute yang sesuai. Agar Anda bisa menampilkan (mengembalikan) file dan folder yang disembunyikan virus, maka set attribute ke normal dan hilangkan tanda cek pada plihan hidden dan system.

Attribute Changer
Bagaimana? Mudah sekali bukan mengembalikan/menampilkan kembali file dan folder yang disembunyikan virus dengan Attribute Changer? Jika Anda ingin menggunakan software ini, silahkan download Attribute Changer secara gratis melalui link diakhir artikel. Dengan attribute changer, mengembalikan file dan folder yang disembunyikan virus jadi lebih mudah dan Anda tidak terlalu khwatir jika komputer terkena virus lagi. Namun, saya berikan saran sebelum komputer Anda terserang virus, lebih baik cegah virus menyerang komputer Anda. Caranya? Silahkan anda baca Tips menghindari serangan virus. Akhir kata, semoga software inibermanfaat dan Selamat mencoba!

Download Attribute Changer.