Showing posts with label Tips Networking. Show all posts
Showing posts with label Tips Networking. Show all posts

Membatasi Bandwidth Tanpa Software

Sharing koneksi internet atau Internet Connection Sharing adalah hal lazim dilakukan sekarang ini. Namun membagi koneksi internet ke beberapa komputer jelas menurunkan bandwidth yang kita terima dari Internet Service Provider (ISP) jika beberapa user secara bersamaan mengakses internet. Apalagi jika seorang user sedang mendownload file yang cukup besar. Misalkan sebuah film berdurasi 2 jam yang besarnya kira-kira 1 GB. Coba bayangkan jika satu koneksi internet kita bagi ke 10 PC dan semua pengguna PC tersebut sedang mendownload file yang besarnya 1 GB bisa lemot koneksi internet kita. Untuk itu, saya rasa perlu jika Anda membatasi bandwith koneksi internet pada setiap komputer.

Untuk membatasi bandwith koneksi internet, lazimnya kita menggunakan sebuah software bandwidth management yang mungkin tidak gratis dan berharga cukup mahal. Namun ada sebuah cara membatasi bandwidth koneksi internet sebuah komputer tanpa menggunakan software pada sebuah jaringan lokal (LAN) kita. Langkah-langkah yang kita gunakan hampir sama dengan cara mempercepat koneksi internet yang pernah saya tulis sebelumnya. Namun, ada sedikit perbedaan. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Klik Start »» Run dan ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

  2. Pada jendela sisi sebelah kiri pilih Computer Configuration »» Administrative Template »» Network »» Qos Packet Scheduler.

  3. QosPacketScheduler untuk membatasi bandwidth
  4. Kemudian di sisi jendela sebelah kanan double click Limit Reservable Bandwidth

  5. Opsi Limit Reservable Bandwidth
  6. Pada jendela Limit Reservable Bandwidth tandai option Enable dan set Bandwidth limit menjadi 50 % atau nilai yang Anda inginkan. Semakin besar nilai yang Anda set maka semakin kecil bandwidth yang bisa digunakan komputer tersebut.

  7. Set limit reservable bandwidth untuk membatasi bandwidht
  8. Setelah seting Anda anggap sesuai click tombol OK dan tutup jendela Group Policy.

Agar setingan berpengaruh restart komputer. Kemudian cobalah untuk melakukan test terhadap kecepatan koneksi internet pada komputer tersebut. Jika Anda rasa masih cepat atau terlalu lambat, rubahlah setingan dengan mengikuti langkah-langkah tadi. Kemudian rubah nilai pada Bandwidth Limit menjadi lebih besar atau kecil tergantung dari kecepatan yang Anda inginkan. Setelah setingan Anda anggap pas. Barulah set komputer-komputer lainnya pada jaringan dengan seting yang sama atau seting yang berbeda pada Bandwidth Limit. Tentu saja dengan langkah-langkah yang sama seperti seting diatas.

Demikian sebuah cara membatasi bandwidth koneksi internet tanpa menggunakan software. Memang kurang efisien karena mesti menset satu-persatu komputer terutama pada jaringan yang besar. Namun pada jaringan skala kecil yang hanya terdiri dari 5-10 komputer saya rasa tidak cukup berat dilakukan. Lumayan untuk mengirit uang belanja software. Selamat mencoba!

Sharing Koneksi Internet Di Windows XP

Pada artikel tentang Local Area Network (LAN) kali ini, saya akan membahas tentang cara melakukan sharing (membagi) koneksi internet antara 2 buah komputer. Dengan membagi (sharing) koneksi internet, Anda dapat mengakses internet dengan 2 buah komputer secara bersama-sama dengan hanya 1 koneksi internet. Jadi dengan sharing koneksi internet, Anda bisa menekan biaya koneksi. Untuk melakukan sharing koneksi internet antara 2 buah komputer, Anda mesti menghubungkan komputer-komputer yang akan berbagi koneksi internet tersebut. Jika belum, silahkan koneksikan terlebih dahulu. Jika Anda belum bisa, silahkan baca panduannya di artikel Membuat jaringan lan antar 2 komputer.

Namun, perlu Anda ingat, dengan membagi (sharing) koneksi internet anatara 2 komputer maka kecepatan koneksi akan turun daripada mengakses internet dengan 1 buah komputer. Hal ini bisa saya analogikan dengan air yang keluar dari keran. Jika Anda hanya menghidupkan satu keran air, maka air yang keluar akan deras. Namun, begitu dua burah keran dihidupkan maka air yang keluar dari keran derasnya akan berkurang.

OK. Langsung saja saya bahas cara membagi koneksi internet antara 2 komputer. Saya Anggap Anda sudah menghubungkan ke 2 komputer Anda. Sekarang mari kita lanjutkan dengan membagi koneksi internet antara 2 komputer tersebut. Perlu Anda ketahui pada tutorial ini, saya beranggapan bahwa komputer 1 yang mempunyai koneksi internet secara langsung dan akan koneksi internet tersebut akan dibagi ke komputer 2. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Buka jendela Network Connection Anda. Caranya untuk Anda pengguna Windows XP, buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.

  2. Pada jendela tersebut, Anda akan melihat ada dua buah icon koneksi. Yang pertama adalah icon Local Area Connection yang merupakan koneksi antar komputer dan yang kedua adalah icon koneksi internet Anda. Klik kanan koneksi internet dan pilih properties.


  3. Pada jendela properties, klik tab Advanced. Berikan tanda cek atau rumput pada “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”. Jika Anda menggunkan koneksi dial-up, berikan tanda cek juga pada pilihan “Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access internet”, agar koneksi otomatis terbuka jika komputer lainnya mencoba mengakses internet. Anda juga bisa memberikan tanda cek pada “Allow other network users to control or disable the shared connection” jika Anda menginginkan komputer lain bisa mengontrol koneksi internet. Setelah itu klik OK.

  4. Sharw Koneksi Internet
  5. Jika Anda pengguna windows XP, akan muncul sebuah yang menyatakan bahwa IP Address untuk koneksi LAN Anda akan di ubah menjadi 192.168.0.1. Klik pada tombol yes.

Sharing koneksi internet dari komputer 1 kini sudah selesai. Saatnya sekarang mengkonfigurasi komputer 2 agar bisa menggunakan koneksi yang di sharing dari komputer 1. Berikut konfigurasi pada komputer 2:
  1. Buka jendela Network Connection Anda, caranya sama dengan pada komputer 1.

  2. Pada jendela tersebut, klik kanan icon Local Area Connection dan pilih properties.


  3. Di jendela Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP)dan klik tombol properties.


  4. Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Obtain an IP address automatically (jika belum dipilih) dan klik OK. Hal ini bertujuan agar komputer 2 secara otomatis mendapakan IP dari komputer 1.

    Set IP Address Dinamis
    Namun, tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa mengkonfigurasinya dengan IP Statis. Oleh karena itu pilih opsi Use the following IP Address dan isi input dengan data berikut:

    • IP Address : 192.168.0.2 atau 192.168.0.3 dan seterusnya, yang penting IPnya satu class dengan komputer 1.

    • Subnetmask: 255.255.255.0

    • Default Gateway: 192.168.0.1 yang merupakan IP Address dari komputer 1 (gateway)

    Set IP Address Statis
  5. Klik OK juga pada Local Area Connection properties.

Agar koneksi internet bisa digunakan oleh komputer client maka Anda harus melakukan satu konfigurasi lagi pada komputer kedua. Berikut langkah-langkahnya:
    Buka control panel pilih Network Connection dan klik Network setup Wizard. Pastikan modem sudah terkoneksi ke internet.
  1. Pada jendela pertama wizard yang muncul klik Next

  2. Di jendela selanjutnya klik Next.

  3. Selanjutnya, di jendela ke 3, pilih koneksi yang Anda gunakan untuk terhubung ke komputer 1. Misalkan koneksi LAN dan klik Next.

  4. Berikutnya, di jendela ke 3 pilih opsi Nomor 2 yaitu "This computer connects to internet through another computer on my network or through a residential gateway" dan klik Next.

  5. Network Setup Wizard di Windows XP
  6. Berikan Nama komputer pada jendela selanjutnya, misalakan KOMPUTER-2 atau yang lain dan klik Next.

  7. Set Nama Komputer
  8. Pada jendela selanjutnya berikan Nama Workgroup yang sama dengan Komputer 1 (komputer yang terhubung ke internet) dan klik Next.

  9. Set Workgroup
  10. Dijendela berikutnya Anda akan diberikan pilihan untuk mengaktifkan atau tidak File dan Printer sharing. Jika Anda tidak mempunyai printer yang dishare lebih baik pilih opsi yang kedua.

  11. Set File dan Printer Sharing
  12. Klik Next juga pada jendela berikutnya

  13. Windows akan memulai melakukan network setup. Tunggu hingga selesai.

  14. Pada jendela selanjutnya, pilih opsi "Just finish the Wizard. I don't need to run the Wizard on other computer.

  15. Network Setup Wizard Selesai
  16. Di jendela terakhir klik tombol Finish.

Kini konfigurasi sharing koneksi internet telah selesai. Cobalah mengakses sebuah website dari komputer ke 2. Apabila Anda sudah bisa mengakses sebuah website, berarti shaing koneksi internet telah berhasil.

Demikian tutorial cara sharing (membagi) koneksi internet antar komputer. Tutorial ini mungkin masih memiliki kesalahan atau kelemahan. Untuk itu, apabila ada diantara Anda yang lebih berpengalaman di bidang ini atau ada diantara Anda yang memiliki pertanyaan, silahkan ajukan lewat kotak komentar. Salam!

Cara Memasang Kabel UTP Tipe Straight dan Cross

Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya, kenapa artikel cara memasang kabel UTP tipe straight dan cross baru saya posting hari ini. Seharusnya cara setting kabel untuk jaringan sudah lebih dahulu saya posting sebelum saya memposting artikel tentang membuat jaringan (LAN) antar 2 komputer. Hal ini disebabkan, pada artikel Dunia Komputer yang tersebut, seorang teman sempat meminta saya untuk memposting artikel tentang setting kabel UTP tipe cross dan straight.

Saya diibaratkan seperti memberi semangkok bakso tanpa memberikan sendok. Malah sedoknya saya suruh beli sendiri di toko komputer. Begitu komentarnya. Saya ngomong komputer koq malah di ajak ngomong bakso. ha..ha.. Ada-adanya tuh sobat Ipin. Terima kasih masukkanya sobat. Saya sangat butuh masukkan seperti itu. Nah untuk menjawab pertanyaan dari sobat Ipin, langsung saja ya saya bahas mengenai cara memasang kabel UTP tipe straight dan cross. Biar artikelnya ga kepanjangan. Nanti Anda malah malas membacanya.

Sebelum Anda praktek, ada beberapa hardware yang perlu Anda siapkan, diantanranya:
  1. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel UTP yang biasa dipakai adalah kabel UTP categori 5 (UTP Cat 5). Kenapa? Karena kabel UTP Cat-5 support transfer data hingga 100 Mbps. Kabel ini terdiri atas 8 kecil yang mempunyai warna berbeda-beda. Warna kabel tersebut adalah Orange, Orange Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Hijau Putih, Coklat, dan Coklat Putih.

  2. Kabel UTP
  3. Yang kedua adalah Jack RJ-45. Jack ini mirip dengan jack telepon rumah. Cuma ukurannya yang lebih besar. Jack RJ-45 terdiri dari 8 pin, sesuai dengan jumlah kabel UTP.

  4. Konektor/Jack RJ-45
  5. Crimping Tools atau Tang Crimping. Hardware yang satu ini mirip dengan tang. Namun, fungsinya tidak seperti tang pada umumnya. Crimping tool ini berguna untuk menjepitkan kabel pada Jack RJ-45.

  6. Crimping Tools

Semua hardware diatas bisa Anda dapatkan di sebagian besar toko komputer. Harganya pun tidak terlalu mahal.

Kabel UTP Tipe Straight


OK. Sekarang saya kan bahas cara pemasangannya. Yang pertama adalah cara memasang kabel UTP tipe straight. Untuk itu, lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Kupas ujung kabel sekitar 1 cm, sehingga kabel kecil-kecil yang ada didalamnya kelihatan.

  2. Pisangkan kabel-kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapikan berdasarkan warnanya yaitu Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu potong bagian ujungnya sehingga rata satu sama lain.

  3. Setelah kabel tersusun, ambil Jack RJ-45. Seperti yang saya katakan tadi Jack ini terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari jack ini adalah pin yang berada paling kiri jika posisi pin menghadap Anda. Berurut ke kanan adalah jack 2, 3, dan seterusnya.

  4. Urutan Pin pada Jac RJ-45
  5. Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:
    • Orange Putih pada Pin 1

    • Orange pada Pin 2

    • Hijau Putih pada Pin 3

    • Biru pada Pin 4

    • Biru Putih pada Pin 5

    • Hijau pada Pin 6

    • Coklat Putih pada Pin 7

    • Coklat pada Pin 8.

    Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam jack.

  6. Masukan Jack RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang sesuai sampai bagian pin Jack RJ-45 berada didalam mulut tang. Sekarang jepit jack tadi dengan tang crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya jika pin jack sudah menancap akan mengeluarkan suara "klik".

Sekarang Anda sudah selesai memasang jack RJ-45 pada ujung kabel pertama. Untuk ujung kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama tadi. Untuk itu, ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang Jack RJ-45 pada ujung kabel yang kedua.
Susunan kabel UTP tipe straight bisa Anda lihat pada gambar di bawah:
Kabel UTP Tipe Straight

Kabel UTP Tipe Cross


Cara memasang kabel UTP tipe straight sudah saya jelaskan tadi. Sekarang saya bahas mengenai cara memasang kabel UTP tipe cross. Cara pemasangan kabel UTP tipe cross hampir sama dengan memasang kabel UTP tipe straight. Mengenai teknis pemasanganya sama seperti tadi. Perbedaanya adalah urutan warna kabel pada ujung kabel yang kedua. Untuk ujung kabel pertama, susunan kabel sama dengan susunan kabel UTP tipe straight yaitu:
  • Orange pada Pin 1

  • Orange Putih pada Pin 2

  • Hijau pada Pin 3

  • Biru pada Pin 4

  • Biru Putih pada Pin 5

  • Hijau Putih pada Pin 6

  • Coklat Putih pada Pin 7

  • Coklat pada Pin 8.

Untuk ujung kabel yang kedua, susunan warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapaun susunan warnanya adalah sebagi berikut:
  • Hijau Putih pada Pin 1

  • Hijau pada Pin 2

  • Orange Putih pada Pin 3

  • Biru pada Pin 4

  • Biru Putih pada Pin 5

  • Orange pada Pin 6

  • Coklat Putih pada Pin 7

  • Coklat pada Pin 8.

Susunan kabel tadi bisa Anda lihat pada gambar di bawah.

Kabel UTP Tipe Cross
Hasil akhir kabel UTP tipe cross akan seperti ini:

hasil akhir kabel UTP tipe cross
Kesimpulannya adalah jika Anda memasang kabel UTP tipe straight maka susunan warna pada kedua ujung kabel adalah sama. Sedangkan cara pemasangan UTP tipe cross, susunan warna ujung kabel pertama berbeda dengan unjung kabel kedua.

Demikian tutorial cara memasang kabel UTP tipe straight dan tipe cross. Semoga bermanfaat bagi Anda. Apabila Anda menemukan kesalahan pada artikel ini mohon dikoreksi melalui kotak komentar. Terima kasih.

Membuat Jaringan (LAN) dengan 2 Komputer

Sudah lama juga ya Dunia Komputer tidak membahas tentang jaringan, setelah dulu pernah sedikit membahas tentang jaringan di artikel Dial-Up dengan Cepat atau Cara mengetahui IP Address. Namun, Dunia Komputer belum pernah membahas tentang cara membuat atau mengkonfigurasi jaringan lokal. Kebetulan, ada seorang sahabat yang menanyakan cara membuat dan mengkonfigurasi jaringan (LAN), maka saya buat saja tutorial ini.

Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai cara membuat jaringan (LAN) kecil dengan 2 komputer dengan menggunakan kabel UTP. Untuk itu yang perlu Anda persiapkan adalah kabel UTP dan Jack RJ-45 yang sudah terpasang serta Network card pada masing-masing komputer. Biasanya komputer sekarang sudah dilengkapi dengan Lan Card pada motherboard komputer tersebut. Jika tidak ada Anda bisa membelinya di toko komputer bersama dengan kabel UTP dan Jack RJ-45.

Jika hanya menghubungkan 2 komputer, Anda tidak memerlukan sebuah hub atau switch. Namun, konfigurasi kabelnya yang sedikit berbeda. Jika Anda membuat jaringan untuk 2 komputer tanpa menggunakan hub atau switch, konfigurasi kebal yang digunakan adalah kabel Cross. Sebaliknya jika mengggunakan sebuah hub atau switch, untuk membuat jaringan lebih dari 2 komputer maka konfigurasi kabel yang digunakan adalah kabel Straight. Cara memasang kabel straight dan cross saya tidak akan bahas disini. Mungkin banyak dari Anda yang sudah bisa. Bagi Anda yang belum silahkan beli di toko komputer atau minta saja toko komputer yang memasangkan.

Ok langsung saja saya bahas mengenai cara membuat jaringan (Lan) untuk menghubungkan 2 komputer. Beriikut langkah-langkahnya:
  1. Colokkan kabel UTP yang sudah dikonfigurasi dengan kabel cross ke port LAN card komputer pertama Anda.

  2. Jika Anda menggunakan Windows XP,buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.

  3. Jika Menngunakan Windows 7 atau Vista, buka Control Panel. Pada icon Network and Internet, klik tulisan View Networks Status and Task.


  4. Selanjutnya akan muncul jendela Networks and Sharing Center. Pada sisi sebelah kiri jendela ini, klik tulisan Change Adapter Setting


  5. Klik kanan pada Networkd Card Anda dan pilih properties.


  6. Pada jendela Local Area Connection Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP) pada Windows XP atau Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) pada Windows 7 dan Vista. Kemudian klik tombol properties.


  7. Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Use the followinf IP Address dan isikan dengan 192.168.0.1 pada IP Adrees, 255.255.255.0 pada Subnetmask. Input yang tersisa bisa Anda kosongkan.


  8. Klik OK untuk menyimpan setting dan klik tombol OK juga pada Local Area Connection Properties

Selanjutnya agar kedua komputer tersebut bisa berhubungan, maka Workgroup dari komputer-komputer tersebut haruslah sama. Untuk itu, berikanlah nama Workgroup yang sama pada kedua komputer tersebut. Caranya sebagai berikut:
  1. Untuk pengguna Windows XP, bukalah system Properties dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih properties. Anda juga menekan tombol kombinasi keyboard Win + Break.

  2. Bagi Anda pengguna windows 7, caranya sedikit sama yaitu buka system properties dengan cara seperti pada windows XP. Pada jendela yang muncul klik tulisan Change Setting pada bagian Computer name, domain, and workgroup setting.


  3. Pada jendela System Properties, baik Windows XP, Vista ataupun Windows 7, klik tombol Change.


  4. Di jendela berikutnya berikan nama untuk komputer 1 dengan nama yang diinginkan. Misalkan DK-1. Dan berikan nama dari workgroup Anda. Contonya Dunia Komputer.


  5. Klik OK dan klik OK juga pada jendela System Properties.

Agar perubahan yang baru Anda lakukan berpengaruh pada system maka diperlukan proses restart. Untuk itu retart komputer Anda. Lakukanlah langkah-langkah yang sama dengan diatas untuk melakukan konfigurasi Network Card dan merubah nama komputer serta workgroup pada komputer kedua. Namun, bedanya pada komputer 2, IP address yang diberikan adalah 192.168.0.2. Subnetmask sama yaitu 255.255.255.0. Sedangkan Nama komputer harus berbeda. Misalkan berikan nama DK-2. Namun, workgroup haruslah sama.

Untuk mengetahui apakah kedua komputer tersebut sudah terhubung lakukanlanh ping dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya. Caranya sebagia berikut:
  1. Buka Command Prompt dengan menekan tombol keyboard Win + R.

  2. Pada CMD ketik perintah "ping IP Address". Ip Addrees diisi dengan IP komputer yang ingin di ping. Jika Anda melakukan ping dari komputer 1, maka IP address diisi dengan IP komputer 2. Begitu juga sebaliknya. Contoh perintah ping dari komputer 1 ke komputer 2:

    ping 192.168.0.2

  3. Jika koneksi antar kedua komputer tersebut berhasil maka hasilnya akan seperti ini:

    Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:

    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
    Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128

    Ping statistics for 192.168.0.2:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
    Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

  4. Jika hasilnya seperti ini:

    Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:

    Request time out
    Request time out
    Request time out
    Request time out

    Ping statistics for 192.168.0.2:
    Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss)

    Bearti kedua komputer tersebut belum terkoneksi. Cobalah memeriksa apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau mungkin saja ada kabel yang putus.

Jika semuanya sudah beres dan hasil ping sudah bagus, ini artinya Anda berhasil mengubungkan 2 komputer tersebut. Pada artikel berikutnya Dunia Komputer akan membahas bagaimana melakukan sharing folder, printer dan internet pada kedua komputer tersebut. Demikian tutorial singkat untuk membuat jaringan (LAN) antar 2 komputer. Tutorial ini masih jauh dari sempurna dan mungkin masih banyak kesalahan yang saya buat. Apabila ada diantara Anda yang lebih paham mengenai jaringan silahkan berkomentar melalui kotak komentar. Salam.

Blog dengan Domain co.cc Tidak Bisa Diakses

Beberapa hari ini saya agak bingung ketika browsing di kantor, saya tidak bisa mengakses blog yang menggunkan domain co.cc. Hal ini cukup membuat saya sedikit kesal karena tidak bisa mengakses beberapa blog sahabat yang menggunkana domian co.cc. Namun, ketika pulah ke rumah, saya mencoba mengkasesnya dari rumah. Eh.. Ternyata semua blog teman yang menggunakan domain co.cc bisa diakses. Ada apa yah? Sempat terpikir, klo domain tersebut mungkin sedang ada maintenance.

Keesokan harinya saya ke kantor lagi dan seperti biasa melakukan blogwalking ke beberapa blog teman. Namun, tetap saja blog dengan domain co.c tidak bisa diakses. Saya sempat curiga dengan proxy yang salah block. Saya hapus saja setting block situs pada proxy (kebetulan saya admin di LAN tersebut). Saya coba akses lagi blog dengan domain co.cc tadi, namun hasilnya masih tetap sama. Pusing juga jadinya. Kemudian saya coba pake proxy luar, hasilnya juga sama. Pusing juga jadinya.

Tak menyerah, saya coba saja ganti DNS default ISP dengan DNS publik dari Google. Hasilnya cukup menggembirakan, semua blog dengan domain co.cc bisa dikases. Ternyata disini maslahnya. Kemungkinana ISP Speedy memblock domian co.cc. Sehingga semua blog dengan domain co.cc tidak bisa dikases dengan ISP ini. Sedangkan dirumah dengan menggunakan ISP lain saya masih bisa mengakses blog dengan domain co.cc tersebut.

Bagi Anda yang mempunyai masalah yang sama dengan saya, coba Andaa ganti DNS dari ISP Anda dengan DNS Publik dari Google. Alamat DNS tersebut adalah: 8.8.8.8 (Primary DNS), 8.8.4.4 (Secondary DNS). Cara menganti DNS bisa Anda lakukan dengan tutorial yang sudah saya berikan yaitu Konfigurasi TCP/IP degan Command Prompt.

Demikian tips singkat untuk mengatasi masalah error ketika mengakses blog domain co.cc berdasarkan pengalaman yang saya temukan pada ISP Speedy. Semoga bisa membantu Anda yang tidak bisa mengakses blog dengan domain co.cc. Selamat mencoba!

Menyimpan Konfigurasi TCP/IP

Pada artikel sebelumnya, blog Dunia Komputer membahasa mengenai Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt. Pada artikel tersebut saya membahas bagaimana mengkonfigurasi TCP/IP dengan menggunakan command prompt. Dengan cara tersebut Anda dapat mengkonfigurasi TCP/IP LAN card komputer dengan lebih cepat. Sekarang bagaimana jika Anda sering mengganti konfigurasi TCP/IP atau sering berpindah tempat dalam mengakses network menggunakan. Misalnya Anda mempunyai 2 kantor, di kantor A Anda mesti menggunakan konfigurasi static sedangkan jika Anda mengakses WiFi di kantor B Anda mesti menggunakan konfigurasi dinamic. Agar Anda dapat mengganti konfigurasi TCP/IP dengan mudah ada sebuah cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menyimpan konfigurasi TCP/IP itu agar nanti apabila Anda ingin berpindah tempat, Anda tinggal mengimpor konfigurasi yang telah Anda simpan.

Untuk menyimpan konfigurasi TCP/IP lan card komputer tanpa menggunakan software pihak ketiga, kita bisa menggunakan program Netsh yang merupakan software bawaan windows. Dalam tutorial ini, saya asumsikan Anda perlu menggunakan dua buah konfigurasi TCP/IP yang berbeda. Berikut langkahnya:
  1. Pertama, konfigurasi telebih dahulu TCP/IP dengan seting kantor A.

  2. Setelah selesai, buka CMD dengan mengetik "cmd" pada kotak dialog run dan tekan enter.

  3. Pada jendela CMD ketik:


    Perintah ini berfungsi untuk menyimpan konfigurasi TCP/IP kantor yang telah Anda set tadi. Konfigurasi tadi akan disimpan pada sebuah file teks bernama "kantor A.txt" pada folder "configIP" yang teletak di drive "d:". Anda juga bisa merubah lokasi penyimpanan yaitu dengan mengganti perintah "d:\configip\" dengan lokasi lain. Misalnya "c:\konfigurasiIP\kantor1.txt" yang hasilnya nanti akan disimpan di drive "c:" pada folder "konfigurasiIP". Namun ingat, lokasi tersebut harus ada terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan. Nama file pun bisa Anda rubah sesuai dengan keinginan Anda, misalnya "seting1.txt" atau "konfigurasi1.txt".

  4. Sekarang coba buka lokasi penyimpanan melalui Windows Explorer dan cari file konfigurasi yang Anda telah buat tadi. Apabila ketemu, lanjutkan ke langkah berikutnya. Jika tidak mungkin ada kesalahan ketika mengetik perintah.

  5. Saya anggap Anda telah berhasil menyimpan konfigurasi tadi. Sekarang saatnya malakukan konfigurasi TCP/IP untuk kantor B. Kembalilah ke CMD dan ketik:


    Perintah ini fungsinya sama dengan perintah sebelumnya. Anda juga bisa mengganti nama file dan lokasi penyimpanan konfigurasi TCP/IP ini.

Sekarang Anda telah mempunyai 2 konfigurasi TCP/IP yang berbeda. Anda bisa menambahnya dengan jumlah jaringan yang ingin Anda akses secara bergantian. Kemudian, bagaimana cara menerapkan konfigurasi tersebut ke LAN Card kita? Supaya kiat bisa berganti seting TCP/IP dengan mudah dan cepat. Berikut caranya:
  1. Konfigurasi TCP/IP yang telah kita simpan tadi bisa kita terapkan menggunakan CMD juga.

  2. Buka CMD dan ketik:


    Perintah ini berfungsi untuk menerapkan seting TCP/IP pada kantor A.

Untuk memastikan apakah perintah ini berhasil, cobalah ketik "ipconfig" atau "ipconfig /all" pada CMD. Perintah ini berfungsi untuk mengetahui IP Address, Subnet, Gateway dan DNS komputer dengan cepat. Apabila hasilnya sesuai dengan seting kantor A, maka Anda telah berhasil. Jika Anda berpindah ke kantor B dan ingin menerapkan konfigurasi TCP/IP kantor B, maka gunakan perintah yang sama. Cuma yang perlu Anda ganti adalah nama file konfigurasinya yaitu dari "kantor A.txt" ke "kantor B.txt.

Sampai disini tutorial menyimpan konfigurasi TCP/IP telah selesai. Sekarang Anda bisa menganti IP Address, Subnet, Gateway dan DNS komputer dengan cepat. Selamat Mecoba!

Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt

Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt

Pada posting sebelumnya yaitu Mengetahui IP Address (2), saya menjelaskan cara agar bagaimana kita bisa mengetahui IP Addres dengan program windows bernama Netsh melaui CMD. Namun tidak hanya untuk mengetahui IP Address, Netsh juga bisa digunakan untuk mengkonfigurasi TCP/IP komputer kita. Pada artikel tersebut saya juga berjanji akan memposting artikel tentang konfigurasi TCP/IP dengan Netsh tadi. Kali ini blog Dunia Komputer ini akan membahas tips networking tersebut.

OK langsung aja saya kasi tutorialnya. Namun, yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi. Hal ini bisa dilakukan dengan:
  1. Buka Control Panel melalui Start >> Run ketik "control panel" dan tekan Enter.

  2. Pada jendela Control Panel, buka Network Connections

  3. Anda juga bisa mengetik "ncpa.cpl" tanpa tanda petik pada kotak dialog Run.

  4. Maka akan terlihat icon-icon network connection yang ada di komputer.

  5. Pilih nama koneksi yang akan di konfigurasi. Dalam hal ini saya anggap namanya "Local Area Connection".

  6. Jika Anda hanya mempunyai satu koneksi biasanya namanya secara default juga "Local Area Connection".

Setelah kita mengetahui nama koneksi yang akan kita konfigurasi, kini saatnya kita mengkonfigurasi TCP/IP melalui CMD. Nama koneksi yang akan kita konfigurasi adalah "Local Area Connection" dengan konfigurasi bertipe static yaitu dengan IP Address: 192.168.0.100, Subnet mask: 255.255.255.0, Default Gateway: 192.168.0.1, DNS: 192.168.0.1, dan WINS: 192.168.0.1. Berikut cara mengkonfigurasi TCP/IP dengan Netsh:
  1. Buka Command Prompt dengan klik Start >> Run ketik cmd.

  2. Pada jendela CMD, ketik:


    setelah itu tekan enter

  3. Berikutnya, untuk setting DNS statis Anda bisa mengetik:


    kemudian tekan Enter. Dengan asumsi DNS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1

  4. Untuk setting WINS statis Anda bisa mengetik:


    kemudian tekan Enter. Dengan asumsi WINS yang kita gunakan adalah 192.168.0.1

Sekarang bagaimana jika ingin mengkonfigurasi TCP/IP secara dinamis melalui CMD? Berikut perintahnya:
  1. Untuk konfigurasi IP Address dinamis, ketik:


    kemudian tekan Enter.

  2. Untuk setting DNS dinamis, ketik:


    dan tekan Enter.

  3. Dan untuk konfigurasi WINS, gunakan perintah ini:


    selanjutnya tekan Enter.

Dengan mengetikan kode di atas tadi, Anda telah selesai menkonfigurasi IP, Subnet, Gateway, DNS dan Wins lan card dengan nama koneksi "Local Area Connection" baik dengan konfigurasi static atau pun dinamis. Pada artikel berikutnya akan saya bahas bagaiman menyimpan konfigurasi TCP/IP kedalam sebuah file teks. Demikian tutorial singkat Konfigurasi TCP/IP dengan Command Prompt. Selamat mencoba!

Cara Mengetahui IP Address (Part 2)

IP Address

Beberapa waktu yang lalu blog Dunia Komputer ini memposting artikel tentang cara mengetahui IP Address. Pada artikel tersebut kita bisa mengetahui ip address komputer, DNS, dan Gateway dari Internet Service Provider kita secara lengkap. Tool yang kita gunakan Command Prompt dengan hanya mengetikkan perintah "ipconfig /all".

Kali ini, saya mempunyai sebuah tips dan trik lagi untuk mengetahui IP Address komputer kita dan tool yang digunakan masih sama yaitu CMD. Namun yang berbeda adalah perintahnya. Dengan CMD kita akan memanggil fungsi dari aplikasi Netsh.exe. Netsh.exe adalah sebuah aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui pengaturan TCP/IP dari komputer kita. Selain itu, Netsh.exe juga bisa kita gunakan untuk mengkonfigurasi TCP/IP dari LAN card kita. Namun pada kesempatan ini yang saya bahas hanya cara mengetahui konfigurasi IP Address, Subnet Mask dan Gateway dari komputer kita. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Seperti pada tips komputer terdahulu yang Anda buka pertama adalah command Prompt.

  2. Caranya adalah dengan klik Start >> Run. Ketik CMD dan tekan Enter.

  3. Pada command prompt, ketik "netsh interface ip show config" dan tekan tombol Enter.

  4. Jika, Local Area Network (LAN) Card Anda telah terkonfigurasi atau terhubung ke LAN maka akan muncul hasil seperti dibawah:
Configuration for interface "Local Area Connection"
DHCP enabled: No
IP Address: 192.168.0.10
SubnetMask: 255.255.255.0
Default Gateway: 192.168.0.1
GatewayMetric: 0
InterfaceMetric: 0
Statically Configured DNS Servers: 192.168.0.1
Statically Configured WINS Servers: None
Register with which suffix: Primary Only


Sampai disini semuanya telah selesai. Cukup mudah bukan? Hasil perintah tadi mungkin berbeda pada komputer Anda. Hal ini tergantung dari konfigurasi TCP/IP komputer Anda.
Demikian tips trik windows singkat untuk mengetahui IP Address komputer. Pada postingan berikutnya, blog Dunia Komputer ini akan membahas bagaimana menkonfigurasi TCP/IP dengan menggunakan Netsh.exe tadi. Selamat mencoba.

Cara Mengetahui IP Address

Untuk mengetahui IP address komputer banyak sekali cara yang bisa dilakukan diantaranya dengan menggunakan command prompt, melalui status local area connection atau menggunakan tool pihak ketiga lainnya. Kali ini dunia komputer akan membahas tips trik windows untuk mengetahui IP address komputer dengan cepat dan mudah tanpa menggunakan tool pihak ketiga. Tool windows yang kita gunakan untuk mengetahui IP address adalah command prompt.

Tips trik komputer ini bukan merupakan tips trik baru. Namun karena kebetulan ada teman yang menanyakan jadi saya bahas aja pada artikel kali ini. He..he..
Biar ga terlalu banyak basa basi, langsung aja saya berikan langkah-langkahnya:
  1. Seperti pada kebanyakan tips trik komputer dan windows yang saya posting, pertama yang kita lakukan adalah membuka kotak dialog Run dengan mengklik menu start >> Run.

  2. Kemudian ketik cmd dan tekan Enter untuk membuka command prompt.

  3. Pada jendela command prompt ketik "ipconfig" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

  4. Setelah itu akan muncul IP address komputer Anda disertai Subnetmask, Gateway dan DNS server yang Anda gunakan.

Cukup mudah bukan? Namun, jika Anda berada pada suatu jaringan LAN dan Anda menggunakan koneksi internet yang merupakan hasil sharing dari komputer lain, maka Anda hanya akan menerima IP Address, Subnet, DNS Server dan Gateway jaringan lokal. Anda tidak akan bisa mengetahui IP, Subnet, DNS, dan Gateway dari Internet Service Provider (ISP) Anda. Tapi jangan khawatir masih ada cara lain kok. Anda cukup menambahkan parameter lain dari command yang Anda ketik pada CMD yaitu parameter "/all" (tanpa tanda kutip). Jadi perintah lengkapnya adalah "ipconfig /all".

Demikian tips trik windows singkat untuk mengetahui IP address yang bisa saya berikan semoga membantu. Selamat Mencoba!

Dial-Up Dengan Cepat

Beberapa hari yang lalu seorang teman blogger Ramuni bertanya pada kotak komentar kepada saya. Mas Ramuni nanya cara membuka koneksi dial-up dengan cepat dan cara memutuskan koneksi dial-up di komputer. Terus saya berfikir aja untuk buat artikel dengan topik ini aja. Sekalian menjawab pertanyaan itu. Kalau dijawab dikotak komentar bisa panjang tuh! Biar ada bahan postingan juga! he..he..:P

OK, langsung saja saya kasi tutorialnya. Pada dasarnya Windows melakukan koneksi dial-up atau memutuskan koneksi dial-up dengan cara memanggil program yang bernama Rasdial.exe. Program ini berada pada C:\Windows\System32 (dengan anggapan instalasi windows Anda pada partisi C:). Agar program rasdial.exe itu tahu harus menyambung atau memutuskan koneksi dial-upharus dikasi parameter terlebih dahulu. Parameter yang dikasi juga tidak terlalu susah. Contoh parameternya melakukan koneksi dial-up seperti ini. Anda bisa menggunakan kotak dialog Run dan mengetik:

rasdial.exe nama-koneksi username password

Pejelasan utnuk parameter koneksi adalah sebagai berikut:
  1. Parameter nama-koneksi
    Nama koneksi disini yang harus Anda masukkan adalah nama koneksi dial-up Anda. Misalnya Flash atau Telkomnet (maaf ya provider lain tidak saya sebutkan! Bukan promosi lho!). Kalau Anda tidak tahu dengan nama koneksi dial-up Anda. Bisa dilihat di Control Panel >> Network Connection. Jangan yang Local Area Connection.

  2. Parameter username
    Yang Anda masukkan pada parameter username ini adalah username dari koneksi dial-up Anda. Misalkan kalau Anda memakai Indosat durasi biasanya usernamenya adalah "indosat@durasi". Kalau pada koneksi yang lain seperti flash tidak mengharuskan memakai username atau Anda tidak menggunakan uername pada koneksi dial-up Anda, parameter ini bisa dikosongkan.

  3. Parameter password
    Parameter ini hampir sama dengan parameter username, namun yang Anda masukkan adalah password dari koneksi dial-up tersebut. Misalkan seperti pada koneksi dial-up Indosat durasi passwordnya adalah "indosat@durasi" juga.

Dari penjelasan diatas bisa saya berikan contoh untuk membuat koneksi dial-up. Saya anggap Anda menggunakan koneksi dial-up Indosat durasi dengan nama koneksi "Indosatku". Maka yang Anda ketik di kotak Run adalah "rasdial.exe Indosatku indosat@durasi indosat@durasi" (tanpa tanda kutip).

Sekarang bagaimana memutuskan koneksi dial-up tadi? Caranya hampir sama. Namun Anda tidak perlu lagi memasukkan username dan password. Namun hanya menambahkan parameter /disconnect dibelakang nama koneksi sehingga perintahnya menjadi:

rasdial.exe nama-koneksi /disconnect

Kalau pada koneksi dial-up indosat yang telah saya buat diatas tadi perintahnya menjadi:

rasdial.exe indosatku /disconnect

Sekarang bagaimana melakukan dial-up dengan cepat atau memutuskan koneksi dial-up dengan cepat seperti judul artikel ini? Caranya adalah dengan membuat shortcut untuk kedua perintah tadi pada desktop dan memberikannya shortcut key. Kalau Anda belum tahu cara membuat shortcut key pada sebuah shortcut, berikut langkah-langkahnya:
  1. Yang pertama kita buat adalah shortcut untuk melakukan koneksi dial-up.

  2. Klik kanan pada area kosong di desktop dan pilih New >> Shortcut.

  3. Pada jendela Create Shortcut, ketik perintah seperti diatas tadi. Tapi sesuaikan dengan koneksi dial-up Anda. Misalkan punya saya "rasdial.exe Indosatku indosat@durasi indosat@durasi" (tanpa tanda kutip). Kemudian klik Next.

  4. Pada jendela selanjutnya, berikan nama pada shortcut, misalkan "Dial Indosat" dan klik finish.

Shotcut icon koneksi dial-up telah selesai. Namun iconnya belum begitu menarik atau susah dikenali. Anda bisa mengganti icon dari shortcut tersebut. Cara mengganti icon shortcut bisa Anda baca diartikel saya yang berjudul Icon Shutdown, Reboot dan Log Off pada Desktop.

Sekarang saatnya Anda membuat shortcut key untuk shortcut icon tadi. Fungsinya agar Anda bisa mengakses koneksi dial-up dengan cepat menggunakan tombol keyboard. Caranya sebagai berikut:
  1. Klik kanan shortcut yang telah jadi tadi dan pilih Properties.

  2. Pada jendela icon Properties pilih tab Shortcut.

  3. Kemudian klik pada input shortcut key dan tekan tombol atau tombol kombinasi keyboard yang Anda inginkan. Misalkan Ctrl+Alt+D.

  4. Klik OK untuk menyimpan perubahan dan menutup jendela Icon Properties.

Semuanya telah selesai. Anda telah mempunyai shortcut untuk memulai koneksi dial-up. Sekarang cobalah menekan tombol kombinasi keyboard yang Anda masukkan tadi. Namun, sebelumnya ingatlah untuk mengklik pada area kosong di desktop dan modem telah terkoneksi ke komputer. Apakah shortcut Anda bekerja? Jika tidak, cobalah mendouble klik shortcut tadi. Jika koneksi dial-up dimulai, berarti shortcut key Anda sudah digunakan aplikasi lain. Cobalah menggantinya. Jika tidak juga bekerja, coba perikasa parameter command. Apakah ada yang salah? Jika ya cobalah memperbaikinya atau membuat shortcut baru dengan langkah-langkah diatas.

Nah sekarang Anda tinggal membuat shortcut untuk memutuskan koneksi dial-up. Caranya sama dengan membuat shortcut koneksi dial-up. Namun, ingatkan untuk merubah parameternya yaitu menghilangkan username dan password, kemudian menambahkan parameter "/disconnect". Contohnya "rasdial.exe indosatku /disconnect" (tanpa tanda kutip). Ingat juga untuk memberikan shortcut key yang berbeda dari shortcut key untuk memulai koneksi dial-up tadi.

Sampai disini tips dan tutorial yang bisa dapat saya berikan. Maaf tanpa gambar sedikitpun. Kalo Anda ingin yang ada screen shotnya, Anda bisa download versi PDF melalui link yang saya berikan di bwah. Buat Anda sekalian, khususnya Mas Ramuni semoga artikel yang berantakan ini bisa membantu. Sebagai catatan tips ini bekerja di Windows XP dan Windows 7. Untuk vista saya belum coba. He.. Kalo yang pake Vista dicoba aja ya! Selamat mencoba!

Ingin versi PDF? Click link di bawah:
Link 1: Download PDF Dial-Up dengan Cepat

Mempercepat Koneksi Internet

Sebagai pengguna internet kadang kala kita sering mengeluh karena koneksi internet kita lambat. Alangkah nyamannya kita kalau kecepatan browsing kita bisa ditingkatkan. Ada 3 cara yang bisa kita lakukan untuk mempercepat koneksi internet kita yaitu sebagai berikut:

A. Memaksimalkan Bandwidth pada Windows
Tanpa kita ketahui Windows mengambil 20 % dari bandwidth yang kita punya. Hal ini dilakukan oleh Windows karena dia menyediakan 20 % bandwidth tersebut untuk Windows Update.Untuk memaksimalkan kecepatan internet kita, kita harus mengambil kembali bandwidth yang dialokasi oleh Windows untuk Windows Update. Caranya sebagai berikut:
  1. Click Start. Kemudian click Run, ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

  2. Setelah itu akan muncul jendela Group Policy. Pada jendela sebelah kiri pilih Computer Configuration – Administrative Template. Setelah itu pilih Network dan click Qos Packet Scheduler.

  3. Kemudian pada jendela sebelah kanan double click Limit Reservable Bandwidth.

  4. Pada jendela Limit Reservable Bandwidth tandai option ENABLE.

  5. Setelah itu set Bandwidth limit menjadi 0 % dan click OK.Agar setingan berpengaruh Anda harus merestart komputer terlebih dahulu.


B. Mempercepat Mozila Firefox
Untuk mempercepat Mozila Firefox kita bisa menggunakan cara seperti berikut:
  1. Buka Mozila Firefox.

  2. Pada address bar ketik “about:config” (tanpa tanda kutip).

  3. Pada jendela konfigurasi yang mucul ubah “network.http.pipelining” menjadi true.

  4. Kemudian ubah juga “network.http.pipelining.maxrequest” menjadi 64 dan “network.proxy.pipelining” menjadi true.

  5. Setelah itu click kanan disembarang tempat pada jendela konfigurai dan pilih New – Integer.

  6. Ketik “nglayout.initialpaint.delay” (tanpa tanda kutip) dan masukkan nilainya menjadi 0.

  7. Agar setting baru berpengaruh restart Mozila Firefox Anda.


C. Memaksimalkan Port Setting
Sekarang ini banyak sekali software yang bisa digunakan untuk mempercepat koneksi internet contohnya Google Web Acceselerator. Jika Anda belum memiliki software seperti itu, tidak usah berkecil hati. Ada beberapa cara yang bisa digunakan tanpa menggunakan software-software tersebut, seperti dibawah ini:
  1. Click kanan icon My Computer atau tekan tombol Windows + Pause pada keyboard untuk mengakses System Properties.

  2. Pada tab Hardware pilih Device Manager.

  3. Setelah jendela Device Manager muncul pilih “Ports (COM & LPT)”.

  4. Kemudian click kanan pada port yang digunakan modem Anda dan click Properties.

  5. Pada jendela Properties yang muncul, pilih tab Port Setting.

  6. Ubah bit per seconds menjadi 128000 atau lebih.

  7. Click OK untuk menyimpan setting.

Demikian tips-tips singkat untuk mempercepat koneksi internet Anda. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Donwload Mempercepat Koneksi Internet versi PDF.